Categories: Pekanbaru

Tiga Kali Tak Hadir Rapat, RT/RW Diberi Surat Pemberhentian

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Arah pembangunan suatu daerah dilaksanakan berdasarkan usulan  masyarakat. Dan usulan ini disampaikan melalui musyawarahan pembangunan (musrenbang) tingkat kelurahan. Tahun ini Kecamatan Mandau mulai melaksanakan musrenbang di  tiga kelurahan yakni Kelurahan Duri Timur, Talang Mandi dan Gajah Sakti.

Camat Mandau Riki Rihardi membuka hari pertama musrenbang di lingkungan Kecamatan Mandau di Kelurahan Duri Timur, Talang Mandi dan Gajah Sakti, Jumat (24/1).

Riki Rihardi menyampaikan pada awal tahun ini kembali melaksanakan musrenbang, dan mengingatkan masyarakat agar tidak bosan untuk mengikuti musrenbang, karena sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, jika usulan tidak masuk di dalam musrenbang maka usulan itu tidak bisa dilaksanakan pemerintah.

"Musrenbang ini adalah kewajiban kita bersama agar usulan dan keperluan masyarakat kita dimufakatkan dalam forum ini,  sehingga nantinya usulan ini menjadi landasan dan tolok ukur bagi pemerintah dalam membangun daerah kita,"ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh RT dan RW untuk bersama-sama membangun kelurahannya masing-masing serta mewujudkan sikap yang kompak dan kerja sama di antara seluruh RT, RW, LPMK, Kader Posyandu, PKK dengan jajaran lurah dan stafnya.

"Kami sampaikan, insya Allah Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada 2020 ini melalui Bupati Bengkalis menaikkan honor RT/RW sesuai usulan dan aspirasi kita semua, untuk RW naik menjadi menjadi  Rp750 ribu, RT Rp650 ribu, LPMK Rp500 ribu, Posyandu Rp300 ribu dan PKK Rp200 ribu,"ujar  Riki.

Camat juga mengingatkan bahwa semua yang didapatkan itu harus ditunjang dengan peningkatan kinerja bersama untuk membangun daerah, salah satunya selalu hadir dalam setiap rapat yang dilaksanakan lurahnya.

"Saya mengingatkan kepada Bapak/Ibu lurah se-Kecamatan Mandau jika ketua RT/RW diundang pada acara rapat tidak hadir sampai dengan tiga kali, berikan surat pemberhentian. Kenapa begitu, karena ketua RT/RW punya tanggung jawab besar terhadap masyarakatnya," tegas Riki.

"Jika RT/RW tidak hadir pada musrenbang hari ini berarti RT/RW tersebut tidak mau mewakili masyarakatnya untuk memberikan masukan kepada pemerintah dalam membangun lingkungannya masing-masing," lanjutnya.

Pada musrenbang di Kelurahan Duri Timur, sektor perikanan menjadi salah satu kegiatan prioritas karena terdapat banyak kolam ikan yang dikelola oleh masyarakat setempat, hal ini bisa dijadikan sebagai prioritas dalam usulan musrenbang Kelurahan Duri Timur, dan menjadi perhatian untuk UPT Budidaya Perikanan dan Air Tawar Kecamatan Mandau.

Sedangkan pada Kelurahan Talang Mandi dan Gajah Sakti, usulan pada bidang pembangunan sarana dan prasarana umum seperti jalan menjadi prioritas utama dalam musrenbang ini.(hen)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

2 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

2 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

2 hari ago