MAKAN: Para pelajar menikmati menu yang disajikan dalam simulasi makan bergizi gratis di SMPN 32 Pekanbaru, beberapa waktu lalu.(DOK.RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersiap untuk menjalankan program makan bergizi gratis. Pemerintah pusat berencana menerapkan program Presiden RI Prabowo Subianto ini mulai 2 Januari 2025.
Pemko sendiri telah melakukan simulasi program makan siang gratis ini terhadap anak-anak tingkat SD hingga SMP. Dari simulasi yang dilakukan, perlu anggaran Rp15 ribu untuk satu paket menu makan siang per satu anak. Termasuk susu dan buah.
”Data anak sudah kami usulkan. 120.000 anak untuk makan siang gratis ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Jumat (25/10) di kediaman Gubernur Riau.
Dirinya menuturkan, pihaknya mengusulkan untuk penerima manfaat makan siang gratis ini adalah anak-anak mulai dari PAUD hingga SMP dengan jumlah total 120.000 anak. Baik sekolah negeri dan juga swasta.
”Untuk sekolah negeri dan swasta juga. Jadi kita ambil dari PAUD sampai SMP. Kita masih menunggu juknis apakah UMKM yang diberdayakan sebagai penyedia makannya atau cari siapa yang masak. Kita belum terima juknis (petunjuk teknis) terkait makan siang gratis ini,” tambah Jamal.
Karena belum ada juknis, Jamal menyebut usulan ini disetujui atau tidak masih menanti regulasi pemerintah pusat. Ia juga mengaku pemberian makan gratis ini belum diketahui apakah setiap hari atau sekali sepekan.
”Cuma kita bersiap. Kalau nanti yang dikasih anak SD segini jumlahnya, SMP segini jumlahnya. Jadi, di juknis baru tahu siapa penerimanya dan kapan jadwal pemberiannya,” sebut Jamal.(ilo)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…