Categories: Pekanbaru

Pendapatan Pedagang Keliling Turun

PEKANBARU (RIAU POS. CO) —  Selama libur akibat bencana kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yanh melanda Kota Pekanbaru dan daerah lainnya, ternyata tidak hanya siswa dan mahasiswa yang diliburkan, namun pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar pagar sekolah juga turut meliburkan diri.

Hal ini diungkapkan oleh penjual molen di depan SDN 94 Pekanbaru Indra. Ia juga mengungkapkan selama libur kebanyakan PKL lebih memilih meliburkan diri karena pelanggan sedang libur.  “Kalau yang lain libur juga, mereka tidak jualan kalau murid tidak sekolah,” ucap Indra, Rabu (25/9).

Indra mengatakan, baginya libur sekolah tidak berpengaruh pada penjualan molen. Pasalnya, meskipun berjualan di sekitar sekolah, target jual Indra bukan anak-anak sekolah melainkan pengguna jalan yang melintas di Jalan Kartama tersebut.

“Kalau saya tidak terpengaruh. Karena yang beli biasanya bukan anak sekolah, tapi orang-orang yang lewat di sini,” pungkas Indra.

Sementara itu, pedagang lainnya bernama Jum mengaku, memilih tetap berjualan meskipun kebanyakan rekan-rekannya memilih libur. Ia menuturkan jika dagangannya bisa dibawa berkeliling. Sehingga ketika murid libur, ia mencari berkeliling menggunakan sepeda motor.

“Yang lain memang libur, karena ada yang tidak bisa dibawa keliling. Seperto di sini ada yang jualan telur gulung, memang susah kalau dibawa keliling,” ujar Jum.

Jum mengaku selama libur akibat asap penghasilan dari berjualan bakso kuah mengalami penurunan. “Kalau dihitung-hitung pasti turunlah. Ada sekitar 30 persen dari hari biasanya,” pungkasnya.

Sementara itu, pemerintah melalui Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengumumkan, sekolah mulai masuk pada Kamis (26/9).  “Karena melihat kondisi cuaca yang sudah mulai membaik, maka aktifitas belajar mengajar di sekolah aktif  besok (hari ini),” katanya.(*2)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

1 hari ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

1 hari ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

1 hari ago

SMAN 1 Kuantan Hilir Tumbangkan Runner Up HSBL 2025 di Laga Perdana

HSBL 2026 resmi dimulai di Telukkuantan dengan duel panas dua rival lama, SMAN 1 Kuantan…

1 hari ago

Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

Diskes Riau memastikan belum ada kasus hantavirus di Riau dan mengimbau masyarakat tetap waspada serta…

1 hari ago

Bandara SSK II Tetap Normal saat Long Weekend, Belum Ada Lonjakan Penumpang

Aktivitas penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru saat long weekend Kenaikan Isa Almasih masih normal…

2 hari ago