Categories: Pekanbaru

Tim Kukerta UNRI Gelar Penyuluhan Anti Napza

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mahasiswa Universitas Riau dari Tim Pengabdian Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Kelurahan Sukaramai 2021 melakukan sosialisasi anti NAPZA yang diadakan di Kantor Kelurahan Sukaramai, Jumat (30/7/2021).

Sosialisasi ini ditujukan untuk anak-anak dan remaja RW 01 dan RW 02 melalui surat undangan yang dikoordinasikan dengan pihak Kelurahan Sukaramai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam pelaksanaannya, Tim Kukerta Kelurahan Sukaramai 2021 menyampaikan materi yang disadur dari materi BNN mengenai bahaya NAPZA dikalangan anak-anak dan remaja. Adapun materi yang disampaikan dikemas dengan pendekatan ceria seperti dengan menyerukan yel-yel anti NAPZA dan games berhadiah.

Penjelasan yang diberikan berupa bahaya NAPZA dan strategi pencegahannya, jenis-jenis NAPZA secara general dengan media gambar agar peserta sosialisasi dengan mudah mengenali NAPZA dan tidak terjebak dalam penggunaannya. Tidak hanya itu, dampak buruk penggunaan NAPZA baik secara fisik dan psikologis turut disampaikan oleh Tim Kukerta Kelurahan Sukaramai 2021 yang diikuti dengan tanya-jawab peserta sosialisasi.

Pada akhir sosialisasi, Tim Kukerta Kelurahan Sukaramai 2021 juga membagikan brosur yang memuat informasi bahaya NAPZA dan menempelkannya di beberapa titik, salah satunya di pintu masuk Kantor Kelurahan Sukaramai.

Dengan sosialisasi ini, diharapkan anak-anak dan remaja Kelurahan Sukaramai dapat lebih peka terkait bahaya penggunaan NAPZA dan menghindarinya.

"Sosialisasi dan edukasi ini sangat penting mengingat tren ‘drugs abuse from home’ tengah marak terjadi selama pandemi dan menyasar semua kalangan masyarakat, tak terkecuali anak-anak dan remaja. Mereka harus memperoleh informasi yang tepat tentang bahaya penyalahgunaan NAPZA. Harapannya, selain mereka memahami juga bisa mengenali sekaligus mencari solusi penanganan isu narkoba di lingkungan sekitar," ujar Bagian Humas Tim Kukerta Dhea Natalie.

Diketahui bahwa 'drugs abuse from home' merupakan ungkapan tren lonjakan penyalahgunaan NAPZA yang terjadi selama pandemi. Mengutip data Badan Narkotika Nasional (BNN) sampai dengan bulan Maret 2021 telah menyita barang bukti ganja sebanyak 3462,75 kg atau meningkat 143,64% dibanding barang bukti tahun 2020 sebanyak 2410 kg.

Untuk itulah Tim Kukerta Kelurahan Sukaramai 2021 berinisiatif menyelenggarakan sosialisasi guna memberi edukasi terkait bahaya NAPZA yang kian hari kian mengkhawatirkan dengan harapan anak-anak dan remaja Kelurahan Sukaramai dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi mengentaskan kasus penyalahgunaan NAPZA di lingkungannya.(c)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

HPT Rohil Berhasil Kumpulkan 150 Kantong Darah di Aksi Donor Darah

HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…

21 jam ago

Umri Wisuda 418 Lulusan, Perkuat Langkah Menuju Kampus Unggul

Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…

21 jam ago

Baru Dua Kecamatan, Program 1 ASN 1 RW Pekanbaru Segera Diperluas

Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…

21 jam ago

Operasional KMP Tirus Normal Lagi, Rute Insit-Mengkapan Kembali Dibuka

KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.

22 jam ago

Penerimaan Murid Baru di Inhil Kini Lebih Transparan dengan Sistem Digital

Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.

22 jam ago

Bakal Calon Rektor Unri, Prof Jimmi Copriady Usung Kolaborasi dan Inovasi Kampus

Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…

23 jam ago