Categories: Pekanbaru

Hari Otonomi Daerah Ke-29, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Dorong Inovasi dan Akuntabilitas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29, Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa semangat desentralisasi harus menjadi komitmen nyata untuk menghadirkan pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan partisipatif.

Agung Nugroho menyampaikan bahwa otonomi daerah bukan sekadar kewenangan, melainkan keberanian untuk menciptakan solusi tepat bagi masyarakat. Wako Pekanbaru menekankan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk stagnasi.

Baca Juga: Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemda Harus Menyusun Program dan Kegiatan Skala Prioritas, Edyanus: Lebih Kreatif Menggali PAD

“Kita tidak boleh terhenti hanya karena anggaran terbatas. Justru di situ tantangan kepemimpinan, bagaimana berinovasi, memprioritaskan yang penting, dan tetap transparan,” ujar Agung Nugroho pada Kamis (24/4/2025).

Wako Pekanbaru menilai otonomi daerah memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk menangani masalah lokal seperti banjir, jalan berlubang, serta layanan pendidikan dan kesehatan secara efektif.

Menanggapi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, Agung menyambut baik arahan tersebut. Ia telah menerapkan penghematan, seperti menggunakan mobil pribadi untuk tugas kedinasan, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap anggaran publik.

Baca Juga: Kabar Gembira bagi Guru di Indonesia! Presiden Prabowo Bakal Umum Hal Ini di Hardiknas 2 Mei 2025, Ini Bocorannya

“Fokus kita adalah memastikan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Strategi menghadapi keterbatasan anggaran dilakukan melalui tiga pendekatan: efisiensi, penajaman prioritas, dan sinergi lintas sektor. Anggaran dialihkan ke sektor prioritas seperti perbaikan jalan dan pengendalian banjir.

Program makan bergizi gratis juga menjadi fokus dengan pendekatan berbasis lokal untuk memenuhi gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. Agung mendorong kolaborasi intensif dengan pemerintah provinsi, pusat, dan sektor swasta untuk mendukung proyek strategis, seperti masterplan penanggulangan banjir, pembangunan fasilitas kesehatan dan pengembangan kawasan ekonomi lokal.

Baca Juga: 11 Lulusan STTD Terima SK Pengangkatan PNS dan CPNS

“Kami tidak hanya menunggu bantuan, tapi aktif membangun komunikasi untuk mewujudkan pembangunan,” jelas Wako Pekanbaru.

Peringatan Hari Otda ini, menurut Agung Nugroho, bukan sekadar seremonial, melainkan pemantik semangat untuk bekerja lebih cerdas, transparan, dan berpihak pada masyarakat.

“Mari bersama wujudkan Pekanbaru yang inklusif, efisien, dan berdaya saing tinggi,” ajaknya.(ali)

Editor: Edwar Yaman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

17 jam ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

2 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

2 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

2 hari ago

Antrean Panjang, Pembelian Dibatasi: Warga Bengkalis Keluhkan BBM

SPBU di Bantan, Bengkalis batasi pembelian BBM subsidi maksimal Rp200 ribu. Kebijakan ini menuai keluhan…

2 hari ago

38 Calon Komisioner KI Riau Lanjut Tes, Simak Jadwal dan Lokasinya!

Sebanyak 38 peserta lolos seleksi administrasi calon anggota KI Riau 2026–2029 dan berhak mengikuti tes…

2 hari ago