Categories: Pekanbaru

Wako Pekanbaru Dorong Pertumbuhan Ekonomi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Walikota Pekanbaru Dr Firdaus ST MT secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) Bapenda Kabupaten dan Kota Se Provinsi Riau di Hotel Pangeran, Rabu (24/02/21) di Hotel Pangeran Pekanbaru.
Agenda FGD dimaksud guna
mempercepat  pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Walikota juga mengatakan, ini menuju kemajuan Kota Pekanbaru kedepan dalam digitalisasi, smart city madani. “Maka perlu percepat  pembentukan Tim TP2DD, ” kata Firdaus dalam rilis yang diterima Riau Pos.
Turut hadir dalam agenda ini, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Divisi SP, PUR & MI Asral Masruri, Analis Kebijakan Ahli Muda Pada Direktorat Pendapatan Daerah Wilayah III Harteti Rospelita SKom MSi, Pimpinan Cabang Bank Riau Kepri Kota Pekanbaru, Kepala Bapenda Kabupaten dan Kota Se-Provinsi Riau.
Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI Fernando H Siagian S STP MSi dan Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Pendapatan Daerah Kemendagri RI RAn An Andri Hikmat SR AP MM, selaku narasumber.
Dari TP2DD ini juga nantinya diyakini dapat mendorong percepatan dan perluasan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Disebutkannya juga, TP2DD merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholder terkait untuk mendorong inovasi, percepatan, dan perluasan ETPD dalam rangka mewujudkan efisiensi, efektivitas dan transparansi tata kelola keuangan.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Pekanbaru H Zulhelmi Arifin S STP MSi menjelaskan, dalam rangka optimalisasi pajak darah TP2DD mampu mempercepat transformasi digital dan  berpengaruh terhadap gaya hidup masyarakat terutama di era pandemi.
Dijelaskannya juga, bahwa FGD tidak hanya membahas tentang  TP2DD, ETPD juga membahas tentang SIPD pendapatan Pemerintah Daerah yang nantinya laporan akan sampai langsung kepada Kepala Daerah.
“Upaya yang dilakukan ini tidak dapat berhasil tanpa adanya sinergi yang berkesinambungan antar pihak yang terkait seperti Bapenda, BKAD dan Perbankan, baik di tingkat Provinsi, Kota, hingga Kabupaten,” ujar Zulhemi.
Oleh karena itu, disebutkan Zulhelmi lagi, dengan terbentuknya TP2DD diharapkan pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih efektif dan efisien, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah, ekonomi inklusif bertambah kuat, dan kesejahteraan dapat lebih merata.
Tidak hanya itu, ditambahkan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI Fernando HSiagian juga mengaharapkan Pemerintah Daerah mengimplementasikan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) guna membantu sistem kerja dalam mengumpulkan penginputan data pajak.(gus)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

3 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

4 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

4 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

4 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

4 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

4 jam ago