Categories: Pekanbaru

Relawan Diterjunkan Bantu Pemadaman di Rupat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Belasan relawan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang telah terlatih diterjunkan ke Dusun Teluk Kumbang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Mereka bakal membantu para petugas memadamkan lahan gambut yang terbakar sejak beberapa hari yang lalu. 

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Iman Effendi mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di Bumi Lancang Kuning. Langkah itu, bertujuan mengantisipasi kebakaran lahan.

"Sebelas relawan sudah diterjunkan melakukan pemadam, kami akan terus mendampingi mereka," ungkap Irjen Pol Agung dalam acara launching Pelatihan Penanganan Karhutla, Selasa (25/2) kemarin.

Para relawan itu di antaranya enam orang berasal dari Kota Pekanbaru dan sisanya dari Kota Dumai. Dikatakan jendral bintang dua, pihaknya bakal kembali memberangkatkan sejumlah relawan untuk membantu melakukan pemadaman di Pulau Rupat, Bengkalis.

Relawan yang diberangkat itu, sudah dilatih oleh instruktur yang berpengalaman. Sehingga,  para relawan mampu memperhatikan keselamatan diri, melakukan pemadam dan terampil untuk menggunakan alat. 

Saat ini, kata Kapolda Riau, terdapat sebelas titik api di Indonesia. Namun, dari jumlah itu hanya enam  titik api di Provinsi Riau yang tersebar di Rupat Selatan dan Utara serta  Meranti. "Ini sudah menjadi hari kelima dalam proses pemadaman api di sana (Pulau Rupat). Dan tentu pemadaman ini membutuhkan bantuan dari para relawan," katanya.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menambahkan, para relawan diberangkatkan menuju Pulau Rupat, Bengkalis, Senin (24/2). Mereka kata Sunarto, menginap satu hari di Dumai sebelum melanjutkan perjalanan menuju tujuan "Dengan diterjunkannya para relawan ini ke lokasi Karhutla dapat membantu proses pemadaman di sana," kata Sunarto. 

Para relawan ini, lanjut Sunarto,  merupakan angkatan ke-1 dari pelatihan dilakukan Posko Relawan Pemadaman Karhutla dengan instruktur dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, dan Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Relawan ini, bergabung dengan petugas yang sudah lebih dulu berjibaku memadamkan karhutla di Rupat.

"Relawan yang diterjunkan telah mendapatkan pelatihan yang memadai dari instruktur profesional. Materi yang menjadi bekal mereka antara lain teori tata cara dalam pemadamam api di lapangan, pengenalan alat-alat yang digunakan untuk pemadaman api, serta praktek pemadaman api simulasi di lapangan," imbuhnya. 

Tak hanya mengirimkan relawan ke lokasi Karhutla, sebanyak 250 mahasiswa dan karyawan Universitas Lancang Kuning (Unilak) juga akan mengikuti pelatihan pemadaman Karhutla. "Acara ini akan dipusatkan di Kampus Unilak, Rumbai, serta Posko Relawan Pemadam Karhutla, Purna MTQ, Pekanbaru," sebut Narto.(rir) 

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Hari Pertama Pacu Jalur Rayon II Berlangsung Meriah, 10 Jalur Lolos ke Babak Ketiga

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…

9 jam ago

Ribuan Peserta Tumpah Ruah, Pawai Taaruf MTQ Riau Bikin Teluk Kuantan Macet Total

Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…

13 jam ago

Usai Enam Bulan Menjabat, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Dimutasi

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dimutasi. Jabatan tersebut kini diisi Kombes…

1 hari ago

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

3 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

3 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

3 hari ago