Categories: Pekanbaru

Kasek Pusing Biayai Operasional Sekolah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — DANA Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sampai ini tak kunjung cair di sekolah Kota Pekanbaru.  Akibatnya kepala sekolah mulai menjerit dan pusing mencari dana lain untuk menutupi gaji guru honor dan kegiatan sekolah.

"Memang berdampak, pertama kita untuk menutupi keperluan sekolah kita menggunakan dana pribadi terlebih dahulu menunggu dana BOS ini akan cair," ujar Kepala SDN 01 Pekanbaru Hamidi Syam, Sabtu (23/11).

Ia mengatakan, ada beberapa kegiatan sekolah yang terpaksa tertunda karena keterlambatan pencairan dana BOS, terutama kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

"Kalau untuk kegiatan akademik, itu tidak boleh ditunda, namun kita usahakan mencari dana lain untuk sementara," akunya.

Sedangkan, untuk gaji honor guru Hamidi mengatakan, ia terpaksa memutar otak untuk mencari dana agar gaji guru honor bisa dibayarkan. "Kita pinjam dulu," katanya.

Sementara itu, salah seorang Kepala SD di Pekanbaru yang enggan disebutkan namanya, juga mengakui efek lambatnya pencairan dana BOS membuat sejumlah kegiatan sekolah terpaksa ditunda.

"Kita mencari hutang dulu, untuk menalangi kegiatan-kegiatan wajib sekolah. Seperti kegiatan akademik sekolah dan gaji guru honor," akuinya.

Ia mengatakan, untuk keperluan gaji guru honor terpaksa menjadi prioritas karena jika ditunda, akan berdampak besar bagi guru honor tersebut. Dan ia juga berharap, dana BOS segera bisa dicairkan supaya sebagian kegiatan-kegiatan sekolah tidak tertunda lagi.

Sementara itu Kepala SDN 159 Pekanbaru Ismiati tidak mau berkomentar saat ditanya terkait keterlambatan pencairan dana BOS itu, Ia meminta supaya bisa ditanyakan langsung ke pihak Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). “Tanya saja langsung ke ketua K3S,” katanya saat di konfirmasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal mengatakan, dana BOS yang belum cair triwulan 4 yakni Oktober-November-Desember. Ia mengatakan saat ini kendala dana tersebut belum cair karena belum ditransfer oleh pihak provinsi.

"Penyalurannya tidak dari kabupaten/kota, tetapi dari pusat ke provinsi dan dari provinsi langsung ditransfer ke rekening sekolah," kata Abdul Jamal.

Saat ditanya, apa alasan keterlambatan pencairan dana BOS pada triwulan 4 ke sekolah-sekolah? Jamal menjawab, saat ini berkas-berkas pencairan sudah sampai ke bank. "Untuk mencairkan di bank baru rekom dinas," akuinya.

Jamal mengatakan, kemungkinan dana BOS tersebut akan cair pada awal Desember mendatang. 

"Dana BOS ini yang dapat semua SD dan SMP baik negeri maupun swasta," jawabnya.(*4/ksm)

Laporan MUSLIM NURDIN, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

5 jam ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

5 jam ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

1 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago