diguyur-hujan-badan-jalan-lobak-amblas
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Usai digutur hujan, Senin (25/10) pagi badan jalan Lobak Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya amblas. Kedalaman tanah yang amblas mencapai 3,5 meter dengan panjang sekitar 50 meter.
Kondisi ini menyebabkan kemacetan panjang di sekitar lokasi baik dari Jalan Lobak menuju persimpangan Jalan Delima dan Jalan Srikandi, maupun sebaliknya.
Pantauan Riau Pos dilokasi tampak sejumlah warga menutupi badan jalan yang amblas menggunakan kayu hingga batu, guna mengantisipasi pengendara dan masyarakat yang melintas tak terperosok ke dalam badan jalan yang amblas.
Tak hanya itu, drainase yang ada di sekitar badan jalan yang amblas juga terlihat ikut terperosok ke dalam lubang sehingga membuat air tak mampu melintasi drainase yang ada.
Menurut Ketua RT 01 RW 02 Datuk Seragi, kondisi badan Jalan Lobak tersebut sudah beberapa bulan terakhir dikeluhkan oleh masyarakat sekitar.
Pasalnya drainase yang ada di badan jalan tersebut tidak berfungsi dan ditutup oleh sejumlah ruko yang ada di kawasan ini. Sehingga saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Pekanbaru badan jalan mengalami longsoran.
Beruntung dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, karena kondisi jalan yang cukup sepi.
"Kami sekarang masih menunggu petugas dari PU turun melakukan perbaikan. Karena jalan ini sudah terlalu sempit sehingga bila tidak ditangani dengan cepat akan menyebabkan kemacetan yang semakin parah, " Harapnya.
Laporan: Prapti Dwi Lestari (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…
Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…
Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…
Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…
Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…