PEKANBARU (RIAU POS.CO) — Masalah banjir di ruas jalan Kota Pekanbaru seperti di Jalan Riau hingga saat ini masih terus terjadi dan tidak pernah terselasaikan. Pendangkalan parit atau drainase ditutup sehingga tumpukan sampah, pasir, lumpur, sedimen atau batu-batuan sulit untuk dibersihkan. Hal itu menjadi salah satu penyebab banjir kembali terulang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, terjadinya banjir di beberapa wilayah di Pekanbaru salah satunya disebabkan karena pendangkalan dan penutupan drainase, sehingga menyulitkan petugas untuk membuang sedimennya (batu-batuan), sampah, lumpur atau pasir.
Hal itu juga menyebabkan daya dukung drainase menjadi rendah. "Seperti banjir yang terjadi di Jalan Riau itu salah satu penyebabnya karena drainase ditutup, sehingga menyulitkan petugas untuk membuang sedimennya," ujar Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution kepada Riaupos.co, Jumat (25/9/2020).
Kata dia, salah satu upaya yang terus dilakukan oleh Dinas PUPR adalah mengeluarkan lumpur, sampah, sedimen dari dalam parit atau drainase, dan meninggikan drainase. Sehingga kedalaman parit kembali seperti semula, dan air mengalir dengan lancar sehingga tidak melimpah lagi ke badan jalan.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Justin Hubner dikabarkan terancam absen di Piala AFF 2026 karena Fortuna Sittard disebut tak memberi…
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final China Open 2026 setelah mengalahkan Liang Wei Keng/Wang…
Bhabinkamtibmas Polsek Kuantan Mudik Bripka Asril ikut menjadi Timbo Ruang Jalur Endang Rumus dalam Pacu…
Pemko Pekanbaru telah mengaspal 19 ruas jalan sepanjang 23 kilometer hingga pertengahan 2026 dan terus…
Harimau sumatra muncul di Desa Danai, Inhil, dan dilaporkan memangsa sapi warga. Polisi meminta masyarakat…
Kapolda Riau memimpin penanaman kembali mangrove rusak seluas 118 hektare di Rohil sebagai tindak lanjut…