Categories: Pekanbaru

Seorang Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Kamar HotelÂ

PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Seorang pria paruh baya bernama Pedro (52) warga Jalan Kulim, Kampung Baru Kecamatan Senapelan Pekanbaru ditemukan tewas di salah satu kamar hotel yang berada di Jalan Setia Budi, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh, Jumat (25/6/2021) sekitarPukul 14.30 WIB. 

Saat ditemukan korban dalam keadaan terbaring di kasur kamar hotel dengan kondisi tubuh yang sudah mulai membiru. Ia ditemukan tidak bernyawa oleh petugas hotel setelah ditelpon oleh seseorang yang mengaku keluarga korban meminta agar petugas hotel mengecek kamar nomor 319 tempat korban menginap.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Limapuluh AKP Stevie mengatakan, saat ini jenazah sudah di bawa kerumah sakit Bhayangkara. Dijelaskannya, berdasarkan keterangan dari petugas hotel, korban masuk hotel pada, Selasa (22/6/2021) malam. 

Korban datang dengan mengendarai mobil Honda CRV Putih, BM 1708 NF dan menginap di kamar nomor 319 lantai III. Namun, pada Jumat (25/6) sekitar pukul 13.00 WIB, ada seseorang yang mengaku keluarga korban menelpon ke Hotel. 

Kemudian, telpon tersebut diangkat petugas hotel. Penelepon meminta agar mengecek kamar nomor 319 tempat korban menginap. 

"Petugas hotel pergi ke kamar korban, namun mengira korban masih tertidur. Ia memperhatikan korban ternyata dilihat kaki korban sudah membiru dan tidak bergerak lagi. Melihat kondisi korban, petugas hotel menghubungi pihak kepolisian," ujar Kapolsek Limapuluh AKP Stevie.

Selanjutnya, pihak kepolisian didampingi pihak keluarga melakukan olah TKP dan mengamankan lokasi kejadian serta melakukan upaya penyelidikan di lapangan atas peristiwa yang terjadi dengan meminta rekaman CCTV Hotel.

Lalu setelah dilakukan olah TKP oleh Unit Identifikasi Polresta  tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dan selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Limapuluh. 

Pihak keluarga korban sepakat membuat surat pernyataan tidak dilakukan visum dan otopsi terhadap jenazah di rumah sakit.

"Menurut keterangan abang korban dan keluarganya yang lain, bahwa korban meninggal dengan wajar dan berkemungkinan karena menderita suatu penyakit dan dikuatkan dengan ditemukan ada beberapa jenis obat di dalam kamar korban," jelasnya. 

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

14 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

14 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

14 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

14 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

16 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

16 jam ago