Categories: Pekanbaru

PT IKPP Serahkan Klaim JKK TKA dari BPJS TK

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PT IKPP membayarkan klaim jaminan kecelakaan kerja (JKK) kepada ahli waris tenaga kerja asing (TKA) Sandeep Gupta yang meninggal akibat kecelakaan kerja. Santunan yang diberikan sebesar Rp607.800.000 dan JHT sebesar Rp2.873.100.

Santunan ini diberikan setelah diterima dari BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Kota yang disampaikan oleh Kepala Cabang Mias Muchtar kepada Division Head HRD PT IKPP Hendri Halim di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Kota, Jumat (24/5).

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Kota Mias Muchtar kepada Riau Pos menjelaskan, santunan ini diberikan kepada ahli waris Dandeep Gupta yang mengalami kecelakaan kerja pada 17 April lalu.

Sandeep Gupta merupakan  tenaga kerja asing yang bekerja di PT IKPP sebagai teknisi maintenance. Sandeep Gupta baru bergabung dengan PT IKPP setahun lalu.  ‘’Santunan ini merupakan salah satu wujud dan peran nyata kehadiran negara atau pemerintah dalam melindungi seluruh warga negara Indonesia. Dengan adanya jaminan ini, kita ingin pekerja dan keluarganya merasa lebih aman dan nyaman,’’ ujar Mias.

Mias mengatakan, PT IKPP telah memperlihatkan komitmennya dan kepatuhannya terhadap undang-undang dengan diikutsertakannya sebanyak 97 orang tenaga kerja asing yang bekerja di IKPP menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk tiga program yakni jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JK) dan jaminan hari tua (JHT).  ‘’Pelayanan publik yang dijalankan oleh BPJS Ketanagekerjaan perlu dilandasi dengan nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong-royong, sehingga BPJS Ketenagakerjaan mampu memenuhi ekspektasi masyarakat dalam memberikan perlindungan dasar bagi tenaga kerja dan keluarganya, sehingga tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia pun dilindungi BPJS Ketenagakerjaan,’’ katanya.

BPJS Ketenagakerjaan sudah menjadi mitra terpercaya bagi pengusaha dan berperan serta dalam pembangunan. BPJS Ketenagakerjaan mendeklarasikan gerakan nasional revolusi mental untuk mendukung peningkatan kualitas dan kecepatan pelayanan agar kepuasan peserta dapat tercapai serta menjamin kesejahteraan pekerja di masa tuanya nanti.

“Kami pastikan BPJS Ketenagakerjaan menjalankan prinsip good governance untuk menciptakan pengelolaan organisasi yang profesional, transparan dan bebas dari benturan kepentingan demi mencapai kesejahteraan pekerja Indonesia,’’ terang Mias.

Berdasarkan penjelasan dari pihak perusahaan, almarhum mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pemeriksaan di dekat mesin dan terjatuh. Almarhum ditemukan keesok harinya namun sudah meninggal dunia. Almarhum meninggalkan dua orang anak dan satu orang istri yang seluruhnya tinggal di India.(hen)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

1 jam ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

23 jam ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

1 hari ago

BBM Langka di Pulau Bengkalis, Pertalite Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter

Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…

1 hari ago

Tak Seramai Tahun Lalu, Animo Pengunjung Festival Bakar Tongkang Rohil Berkurang

Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…

2 hari ago

Pendaftaran SPMB SD Pekanbaru Ditutup Hari Ini, Pengumuman Dijadwalkan 3 Juli

Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…

2 hari ago