Categories: Pekanbaru

Ini Pengakuan Korban Pedagang yang Kepalanya Berdarah

PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Akibat aksi demo penggusuran kios yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, satu orang pedagang tempat penampungan sementara (TPS) Sukaramai Trade Center (STC) mengalami luka di bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru, Selasa (25/2).

Mahmud (33), salah seorang pedagang yang menjadi korban tersebut mengatakan, awalnya suasana memanas ketika Satpol PP melakukan pembongkaran kios milik pedagang. Keadaan bertambah memanas ketika pihak Satpol PP menginjak-injak pedagang. 

"Waktu itu, saya lagi di atas, berniat ingin turun ke bawah menolong pedagang lainnya yang bentrok dan diinjak-injak oleh Satpol PP. Tiba-tiba besi berbentuk plat dilempar oleh pihak Satpol PP dan mengenai bagian kepala saya," ujarnya kepada Riau Pos, Selasa (25/2) 

Akibat pendarahan luka di bagian kepala, Mahmud harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

 "Bagian kepala saya berdarah terkena lemparan besi yang berbentuk plat. Saya melihat jelas itu yang melempar adalah Satpol PP. Padahal saya hanya berniat ingin menolong pedagang lainnya dari aksi arogan yang dilakukan Satpol PP kepada pedagang, malah saya yang jadi korban. Bahkan kabarnya ada juga pedagang lain yang mengalami luka dibagian tangan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono yang berada di lokasi menyebut bahwa upaya yang dilakukan satpol PP untuk membongkar kios tempat penampungan sementara sudah tepat. 

"Mulai tanggal 22 Februari, mereka sudah dinyatakan ilegal dan tidak boleh berjualan disini. Saya minta pengertiannya kepada pedagang," ungkap Agus.

Pihaknya menyatakan bahwa dalam penanganan ini, tidak ada kekerasan yang terjadi. Terlebih adanya bentrokan antara anak buahnya dengan pedagang, ditegaskan Kasatpol hal tersebut tidak benar. 

"Saya yakinkan bahwa satpol PP tidak ada menendang, memukul, dan melakukan tindakan kekerasan dalam upaya membongkar ini, saya memberikan pengertian kepada mereka semua," ujarnya.

Di lokasi yang sama Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Yusup Rahmanto berupaya menjaga situasi tetap terkendali. "Kita menjaga situasi agar tetap kondusif, " katanya.

Laporan: Dofi Iskandar/*1
Editor: E Sulaiman 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

2 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

3 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

3 hari ago

Hakim Vonis Ringan Kasus Penggelapan Miliaran, Kejari Inhil Siap Banding

Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…

3 hari ago

45 Jemaah Haji Riau Akhirnya Berangkat Usai Alami Penundaan

Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…

3 hari ago

Wako Pekanbaru Jemput Dukungan Pusat, Gaspol Benahi Sistem Sampah

Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…

3 hari ago