drainase-jalan-srikandi-ambles
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Memasuki musim penghujan, sejumlah kawasan langganan banjir mulai mengalami kerusakan. Salah satunya yang terjadi pada drainase di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan.
Pantauan Riau Pos, Jumat (24/1) tampak lubang yang menganga selebar satu meter tersebut mulai mengancam keselamatan pengendara dan warga yang melintas.
Pasalnya, keberadaan drainase yang amblas tersebut berada hanya beberapa meter dari arus lalu lintas kendaraan di kawasan itu.
Drainase yang amblas dipasang kayu oleh warga sebagai penanda, agar masyarakat dan pengendara yang melintas dapat lebih waspada.
Tini, salah seorang pedagang soto di Jalan Srikandi mengatakan, kerusakan draniase tersebut sudah terjadi beberapa tahun lalu. Namun, pengerjaannya hanya dilakukan oleh warga setempat dengan cara menimbun dan memberikan lempengan besi sebagai pengganjal, agar lubang yang ada tidak kembali membesar dan memakan badan jalan.
"Awalnya yang amblas di bagian seberang jalannya itu, tapi lama-kelamaan malah yang di depan ruko juga ikutan amblas. Belum lagi posisi drianse yang amblas itu pas di tanjakan jalan dan berasa di pintu masuk salah satu perumahan, ya pasti takutlah pas melintas," ucapnya.
Sementara itu, Munir salah satu warga di Perumahan Wadya Graha mengatakan, lubang sedalam satu meter lebih di Jalan Srikandi tepatnya di depan pintu masuk Perumahan Wadya Graha, RT 02, RW 08 akibat tersumbatnya drainase di sejumlah ruko di jalan tersebut.(ayi)
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…
Penjualan kambing kurban di Pekanbaru masih lesu saat Iduladha. Pedagang mengaku pembeli tahun ini menurun…
Bapenda Pekanbaru menggelar razia pajak kendaraan dan menemukan banyak kendaraan menunggak pajak hingga tiga tahun.
Pemprov Riau menetapkan Muhammad Haris sebagai Direktur PT SPR dan Sri Irianto sebagai komisaris melalui…