WISUDA: Foto bersama wisudawan/wati XII Program Studi Strata Satu (S1) Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru (STTP) di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Senin (23/12/2019). (Dofi Iskandar/ riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Yayasan Dwi Sejahtera (YDS), Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru (STTP) menggelar Wisuda XII Program Studi Strata Satu (S1) dengan meluluskan sebanyak 51 wisudawan/wati Program Studi Teknik Elektro, Teknik Mesin dan Teknik Sipil di Hotel Pangeran Pekanbaru, Senin (23/12). Dengan harapan lulusan mampu menjadi seorang entrepreneur.
Ketua STTP, Yolnasdi ST MT menyebutkan bahwa 51 wisudawan/wati tersebut berasal dari tiga program studi (prodi), di antaranya Teknik Elektro 19 orang, Teknik Mesin 13 orang dan Teknik Sipil 19 orang dengan total 51 wisudawan/wati ke-XII. Sementara total alumni STTP yang sudah diluluskan sampai saat ini berjumlah sekitar 1.024 alumni.
"Kami harapkan tamatan-tamatan Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru bisa mengaplikasikan ilmu yang selama ini telah didapat. Karena banyak tantangan di luar yang harus mereka hadapi. Mudah-mudahan mereka bisa beradaptasi dengan ilmu yang telah diperoleh selama di Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru ini dalam menghadapi tantangan," harapnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Dwi Sejahtera (YDS) Pekanbaru, Khairudin Abbas mengharapkan agar lulusan Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru mampu membuka lapangan pekerjaan. Jika tidak membuka lapangan pekerjaan para alumni bisa melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
Rektor STT Pekanbaru, Muchamda Oktaviadri Syas menginginkan mahasiswanya ini menjadi seorang entrepreneurship.
"Setelah lulus mahasiswa ini jangan memiliki mindset sebagai pencari kerja tapi jadilah pembuka lapangan kerja," ungkapnya.
Acara wisuda dihadiri Gubernur Riau yang diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Riau, Arbaini, dia berharap dengan lulusan Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru bisa bersaing di dunia pekerjaan dan memilki daya saing. "Kita sebagai alumni, dituntut untuk bisa bersaing di era globalisasi saat ini," sebutnya.(dof/c)
Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…
Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…
Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…