Sunarto
KOTA (RIAUPOS.CO) — Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah merampungkan penyidikan dugaan pengelapan dan penipuan atas tersangka Al Asri. Kini, kasus Ketua Serikat Pedagang Pasar Plaza Sukaramai (SP3S) Pekanbaru itu telah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto kepada Riau Pos, Senin (23/12). Dikatakan, dalam penanganan perkara ini penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk menuntaskan penyidikan.
Setelah diyakini rampung, penyidik melimpahkan berkas perkara Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk dilakukan penelahaan atau tahap 1. "Kita lakukan tahap 1, berkas perkara P-21 (lengkap) oleh Kejaksaan," ungkap Sunarto.
Atas P-21 itu, sambung pria akrab disapa Narto, pihak melakukan penyerahan tersangka bersama barang bukti ke kejaksaan atau tahap II. Hal ini, agar perkara yang menjerat Al Asri segera disidangkan."Kita sudah lakukan tahap II, pekan lalu," imbuh mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara.
Perkara ini disampaikan perwira berpangkat tiga bunga melati, berawal ketika tersangka menjual sebidang tanah kepada korban. Lalu, korban menyerahkan sejumlah uang sebesar Rp200 juta, akan tetapi tersangka kembali menjual tanah tersebut kepada orang lain.
"Dugaan kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Tersangka menjual tanah, dan korban sudah diberikan uang. Tapi tanah itu dijual lagi ke orang lain, uang yang telah diberikan tidak dikembalikan tersangka," jelas Sunarto.
Terpisah, Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau Muspidauan mengakui, pihaknya telah menerima pelimpahan tersangka bersama barang bukti dari penyidik Ditreskrimum Polda Riau. Pelakasanaan tahap II itu sebutnya, dilakukan dalam beberapa hari yang lalu. "Tahap duanya pekan lalu," kata Muspidauan.
Saat ini, sambung Muspidauan, pihaknya sedang menyusun surat dakwaan bagi tersangka sebelum perkaranya dilimpahkan ke pengadilan. "Surat dakwaan tersangka (Al Asri) sedang kita susun, jika telah rampung segera dilimpahkan ke pengadilan," pungkas mantan Kasi Datun Kejari Pekanbaru itu.(rir)
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…