PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pertamina diminta bertanggungjawab soal kelangkaan BBM yang terjadi di Pekanbaru dan sekitar belakangan ini. DPRD Kota Pekanbaru menilai, sebagai perusahaan yang mendistribusikan BBM, Pertamina diminta untuk mengungkapkan apa alasan terjadinya kelangkaan.
"Ya, harus tanggungjawablah Pertamina nya," kata Anggota DPRD Kota Pekanbaru Ruslan Tarigan kepada wartawan.
Politisi PDIP ini mengatakan, persoalan kelangkaan ini mulai hebohnya di media, dan juga adanya laporan masyarakat yang sampai kepadanya, diharapkan dapat direspon dengan baik agar ketersediaan BBM dapat dijamin.
"Jelaskan, keluhan masyarakat yang disampaikan media, maupun yang sampai langsung ke saya harus menjadi atensi pihak Pertamina. Pertamina harusnya cek lapangan, lakukan penindakan tegas jika ada yang melakukan penimbunan, atau menjual kepada yang tidak berhak," ungkapnya.
Dikatakan Ruslan, jika Pertamina menyatakan tidak ada pengurangan jatah BBM, harusnya tidak terjadi kelangkaan.
"Logikanya begitu kan, jika tidak ada pengurangan tapi langka tentu ada yang salah, maka perlu dilakukan pengawasan di lapangan, " tegasnya.
Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…
Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…
Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…