Categories: Pekanbaru

600 PKL Siap Dipindahkan

PEKABARU (RIAUPOS.CO) — Pemberian surat peringatan (SP) pada pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Sukaramai Trade Center (STC) direalisasikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, Rabu (23/10). Sekitar 600 PKL yang menerima SP diklaim sepakat untuk memindahkan dagangannya.

PKL yang diberikan SP ini adalah mereka yang biasanya menggelar dagangannya di Jalan Agus Salim, HOS Cokroaminoto dan Jalan Cengkeh. SP yang disampaikan berisikan larangan bagi pedagang berdagang diatas drainase, trotoar dan badan jalan.  ‘’Surat peringatannya sudah kami berikan kepada 600 pedagang yang berjualan di tiga jalan itu. Kesimpulan sementara pedagang siap mengikuti aturan. Salah satunya menggeser tempat berdagangnya ke belakang jauh dari jalan. Kemudian memindahkannya dari atas drainase,’’ kata Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono.

Dia melanjutkan, dengan penerimaan dari PKL disana, target agar Desember tahun ini areal tersebut bersih dari PKL bisa terlaksana.’’Sesuai arahan Pak Wali (Dr H Firdaus ST MT-red), kita optimis penertiban PKL disana bisa tuntas Desember,’’ imbuhnya.

STC adalah nama baru bagi Plaza Sukaramai Jalan Sudirman yang saat ini sedang dalam pekerjaan renovasi usai terbakar beberapa tahun lalu. Komplek ini diproyeksikan akan menjadi pasar modern yang berada di pusat kota.

Wako Pekanbaru, Senin (21/10) lalu menyampaikan, PKL di sekitar bangunan eks Plaza Sukaramai itu memang harus ditertibkan. Proses penertiban diminta tuntas pada akhir tahun nanti.’’Jadi Desember besok sudah bersih dari pedagang. Mereka bisa menempati pasar yang ada di sekitar STC,’’ kata Wako.

Proses penertiban sendiri sudah berlangsung jelang beroperasinya STC pada akhir tahun ini. Penertiban sudah dilakukan dari Jalan Kopi pada awal Oktober lalu.

Selanjutnya penertiban juga berlangsung di Jalan Cengkeh, Jalan Agus Salim, Jalan HOS Cokroaminoto dan bagian depan STC yakni di Jalan Jendral Sudirman. Penertiban ini untuk memastikan proses pembangunan STC bisa segera rampung.

Para pedagang eks Plaza Sukaramai yang berada di tempat berdagang sementara (TBS) jelang Desember bisa pindah ke STC. Mereka sudah berada di TBS sejak terbakarnya Plaza Sukaramai pada 2015 silam.

PKL dibersihkan dari STC karena akan dibuat pedestarian yang ramah terhadap pejalan kaki disana. ‘’Kami rencanakan STC ini betul-betul menjadi titik awal di dalam membangun pusat keramaian kota. Makanya, kami memberikan ruang lebih banyak kepada para pejalan kaki,’’ singkat Wako.(yls)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…

14 jam ago

Anthracite Bicycle Community Sawahlunto Kirim Lima Goweser ke Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…

15 jam ago

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

2 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

3 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

3 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

3 hari ago