Categories: Pekanbaru

Anggota DPRD Dilarang ke Luar Kota

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ingat! Anggota DPRD Kota Pekanbaru dilarang untuk keluar kota saat ini, baik untuk urusan bimbingan teknis, kunjungan kerja, konsultasi dan koordinasi ke kementerian serta juga yang lainnya.

Ini ditegaskan, karena saat ini kasus positif penyebaran Covid-19 di Pekanbaru terus meningkat dan membuat semua pihak ketakutan dalam berkegiatan. Ditambah lagi dari data hasil swab test anggota dewan Kota Pekanbaru menunjukkan hasil yang mengkhawatirkan. Hasil sementara menyatakan ada delapan anggota dewan yang positif, dan saat ini sudah menjalankan isolasi mandiri.

Makin tidak terbendungnya penyebaran kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru mengharuskan sejumlah kalangan untuk banyak berdiam diri di rumah atau melakukan kerja dari rumah. Tidak hanya ASN saja yang harus bekerja dari rumah, tapi harusnya anggota DPRD Pekanbaru.

Dengan kondisi seperti ini, tidak ada alasan bagi anggota DPRD Pekanbaru untuk tidak patuh. Terutama untuk stop ke luar kota dan jangan dulu ada istilah perjalanan SPPD, karena diyakini dapat menimbulkan klaster baru.

"Ya, kawan-kawan dewan jangan dulu ke luar kota dalam pekan ini. Sekarang kondisi Covid-19 luar biasa peningkatan kasusnya di Pekanbaru," tegas Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani usai rapat Banggar.

Hamdani yang juga politisi PKS tersebut juga sepakat bahwa bagi rekan-rekannya sesama dewan, yang masih belum ke luar hasil swab tes atau masih kondisi fisik kurang sehat, untuk sementara tidak datang ke kantor DPRD. Termasuk halnya ASN dan THL yang ada di lingkungan DPRD Pekanbaru. Sebab, tidak hanya anggota DPRD Pekanbaru kini yang positif Covid-19, tapi ASN dan THL juga terpapar positif.

Apakah DPRD tidak tutup, karena banyak anggota dan ditambah ASN serta THL terkonfirmasi positif covid?

"Sebenarnya, kita sudah menutup kantor DPRD 3 hari sejak pekan lalu. Tapi tak kita publis. Kemudian seluruh anggota DPRD swab, ASN dan THL," terangnya lagi.

Selain langkah tersebut, tambah Hamdani, untuk memutus mata rantai dan kluster penyebaran Covid-19, sejak beberapa hari lalu, pihak DPRD melakukan pengetatan tamu.

Bagi siapapun tamu yang masuk ke gedung DPRD, wajib memakai masker dan mencuci tangan. "Jadi ini terus kita lakukan hingga kondisi benar-benar pulih," pintanya.

Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Direksi Pertamina Drilling Tinjau Operasi Rig di Rokan, Perkuat Budaya Safety

Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…

11 jam ago

Agung Toyota Riau Luncurkan New Veloz Hybrid EV di Mal SKA, SPK Berhadiah Motor Listrik

Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…

12 jam ago

Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…

13 jam ago

Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…

13 jam ago

Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…

13 jam ago

Bupati Siak Apresiasi Dukungan Pemprov Riau, Plt Gubri Soroti Perjuangan Afni

Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…

13 jam ago