komoditas-mahal-pengusaha-kuliner-naikkan-harga
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sudah beberapa pekan ini berbagai komoditas di pasar mengalami kenaikan harga. Seperti cabai merah dan komoditas lainnya. Hal ini mengakibatkan kenaikan harga di sektor kuliner.
Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Pekanbaru Rizky Bagus Oka. Ia mengungkapkan, bisnis kuliner menjadi yang paling terpengaruh terkait kenaikan harga-harga komoditas di pasar.
"Itu pasti berpengaruh ke kita. Solusinya, ya paling gampang kita menaikkan harga," katanya, Kamis (23/6).
Dijelaskannya, meski terjadi kenaikan harga jual untuk kuliner, para pelaku usaha tetap memberikan pelayanan yang sama tanpa mengurangi apapun. "Bahan baku naik, kuliner pasti naik. Nggak mungkin harga bahan tinggi, kita sama harga jualnya," ucap Oka.
Selain itu, untuk pembelian ia mengaku tidak ada perubahan terkait perilaku pembeli. Ia yakin pemerintah punya program dan solusi tertentu untuk dapat mengontrol harga-harga di pasaran.
"Konsumen tidak terlalu berpengaruh. Tapi saya yakin pemerintah dapat mengontrol harga agar tidak terus melambung," pungkasnya.(anf)
Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…
Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…
Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…
Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…