komoditas-mahal-pengusaha-kuliner-naikkan-harga
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sudah beberapa pekan ini berbagai komoditas di pasar mengalami kenaikan harga. Seperti cabai merah dan komoditas lainnya. Hal ini mengakibatkan kenaikan harga di sektor kuliner.
Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Pekanbaru Rizky Bagus Oka. Ia mengungkapkan, bisnis kuliner menjadi yang paling terpengaruh terkait kenaikan harga-harga komoditas di pasar.
"Itu pasti berpengaruh ke kita. Solusinya, ya paling gampang kita menaikkan harga," katanya, Kamis (23/6).
Dijelaskannya, meski terjadi kenaikan harga jual untuk kuliner, para pelaku usaha tetap memberikan pelayanan yang sama tanpa mengurangi apapun. "Bahan baku naik, kuliner pasti naik. Nggak mungkin harga bahan tinggi, kita sama harga jualnya," ucap Oka.
Selain itu, untuk pembelian ia mengaku tidak ada perubahan terkait perilaku pembeli. Ia yakin pemerintah punya program dan solusi tertentu untuk dapat mengontrol harga-harga di pasaran.
"Konsumen tidak terlalu berpengaruh. Tapi saya yakin pemerintah dapat mengontrol harga agar tidak terus melambung," pungkasnya.(anf)
Go-SoC Perawang menyiapkan 25 goweser untuk Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menargetkan jumlah peserta…
Gaji ASN Rohul Agustus 2026 ditargetkan masuk rekening Senin. Keterlambatan terjadi akibat gangguan SP2D Online…
Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 setelah ditahan Singapura 1-1. PSSI memastikan hasil tersebut…
Buaya muara berukuran besar masuk perkampungan Desa Undan, Inhil, hingga mengejar warga sebelum akhirnya berhasil…
KPK mengungkap tiga pertemuan Suhardiman Amby dan Raja Juli Antoni, termasuk dugaan penyerahan uang 14.000…
IRT di Pekanbaru tewas diduga dibacok mantan suami. Polisi mengamankan pelaku dan sebilah parang dari…