komoditas-mahal-pengusaha-kuliner-naikkan-harga
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sudah beberapa pekan ini berbagai komoditas di pasar mengalami kenaikan harga. Seperti cabai merah dan komoditas lainnya. Hal ini mengakibatkan kenaikan harga di sektor kuliner.
Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Pekanbaru Rizky Bagus Oka. Ia mengungkapkan, bisnis kuliner menjadi yang paling terpengaruh terkait kenaikan harga-harga komoditas di pasar.
"Itu pasti berpengaruh ke kita. Solusinya, ya paling gampang kita menaikkan harga," katanya, Kamis (23/6).
Dijelaskannya, meski terjadi kenaikan harga jual untuk kuliner, para pelaku usaha tetap memberikan pelayanan yang sama tanpa mengurangi apapun. "Bahan baku naik, kuliner pasti naik. Nggak mungkin harga bahan tinggi, kita sama harga jualnya," ucap Oka.
Selain itu, untuk pembelian ia mengaku tidak ada perubahan terkait perilaku pembeli. Ia yakin pemerintah punya program dan solusi tertentu untuk dapat mengontrol harga-harga di pasaran.
"Konsumen tidak terlalu berpengaruh. Tapi saya yakin pemerintah dapat mengontrol harga agar tidak terus melambung," pungkasnya.(anf)
Badan Gizi Nasional meresmikan 87 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Riau untuk mendukung…
Polsek Kampar Kiri menggelar razia pencegahan narkotika di sebuah kafe di Desa Lipat Kain Utara,…
Pusat perbelanjaan legendaris Plaza Citra Pekanbaru resmi menghentikan operasional secara permanen setelah 31 tahun melayani…
Coach Dewit sukses mengaplikasikan ilmu dari DBL Camp 2025 untuk membenahi fundamental pemain hingga membawa…
Tim dance SMA Stella Gracia Pekanbaru mencuri perhatian publik pada ajang Aqua DBL Dance 2026…
Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menetapkan lima orang tersangka, termasuk empat pekerja THM, terkait kasus…