Categories: Pekanbaru

Optimistis Pengembangan Bisnis BRK Syariah Pesat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau baru saja mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) konversi Bank Riau Kepri (BRK) menjadi syariah. Pengesahan tersebut dilakukan setelah Panitia khusus (Pansus) dari DPRD Riau selesai melalui pembahasan dan pelaporan pada rapat paripurna yang digelar pekan lalu. 

Setelah ini, BRK sendiri resmi menyandang status syariah dan diharapkan dapat menjadi pelopor bisnis dengan azas syari di Bumi Lancang Kuning. Harapan itu seperti disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riau Pos, Senin (23/5).

Dikatakan dia, mengenai Perda BRK Syariah ini tertuang kedalam Perda Nomor 10/2022. "Pertama yang pasti bisa menghilangkan riba. Mudah-mudahan dengan sudah terkonversi ini tidak ada lagi riba. Semangatnya sama, baik bagi nasabah maupun bagi pegawainya nanti," ucap Agung.

Selain itu, Agung juga berharap keberadaan BRK Syariah juga dapat menjadi pelopor ekonomi syariah. Hal ini sejalan dengan gerakan yang tengah digalakan oleh Kementerian BUMN. Sehingga ada kesinambungan antara sektor ekonomi syariah nasional dengan sektor ekonomi syariah daerah.

"Saat ini pemerintah melalui Kementerian BUMN tengah menggalakkan ekonomi berbasis syariah. Kalau kita lihat ini grafiknya kan naik terus. Semoga kedepan BRK Syariah bisa menjadi pelopor bangkitnya ekonomi syariah di Bumi Lancang Kuning yang kita cintai ini," imbuhnya.

Terakhir, Agung meminta pihak BRK Syariah agar segera menerapkan sistem syariah yang telah tertuang kedalam Perda No.10/2022. Seperti beberapa aturan, program kepada nasabah, mekanisme simpan pinjam serta beberapa hal pokok lainnya yang telah diatur kedalam aturan perbankan syariah. Dia meyakini hal ini akan membuka peluang pertumbuhan nasabah.

"Kalau semua sistem sudah syariah, saya yakin pasti akan membuka peluang pertumbuhan nasabah. Ya saya minta pelayanannya juga harus ditingkatkan juga. Seperti pelayanan customer service, pelayanan aplikasi mobile dan lain sebagainya," pungkasnya.(nda)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

19 jam ago

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

21 jam ago

7 Fungsi Vital Steam Line dan Sanitary Valve dalam Industri Modern

Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…

21 jam ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

21 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

21 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

21 jam ago