Categories: Pekanbaru

Komisi IV Batal Telusuri Pengangkutan Sampah

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Pasca-hearing dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan dua operator pengangkutan sampah, Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru berencana turun ke lapangan menelusuri pengangkutan sampah mulai dari pool armada sampai ke TPA Muara Fajar. Namun rencana itu batal karena agenda DPRD yang padat.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono, Jumat (23/4). Agenda turun ke pool ini dinilai sangat penting, karena memang sampai saat ini masalah sampah belum maksimal kondisinya, masih ada sampah-sampah liat di zona masing-masing operator.

Disebutkan Sigit lagi, apalagi hasil hearing kemarin, ada masalah yang harus segera diselesaikan, soal sampah yang diangkut pihak ketiga dan diangkut secara mandiri dengan dua TPA pula, Muara Fajar yang digunakan operator, dan TPA Uka oleh mandiri.

Selain itu juga, Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru  siap melakukan pengawasan terhadap pengangkutan sampah di Pekanbaru, yang menginginkan tidak menjadi masalah lagi. "Harusnya pekan ini. Tapi karena kesibukan di DPRD juga, makanya kami tunda dulu, dan akan kami pastikan kembali," tegas Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono, Jumat (23/4).

Tidak hanya itu, agenda Komisi IV DPRD ini turun langsung ke pool pengangkutan sampah, karena diduga kuat, jumlah armadanya tidak sesuai dengan yang dilaporkan.
Maka, katanya, kondisi ini lah yang menyebabkan sampah tidak terangkut dari semua sumber sampah, sehingga membuat masyarakat terus mengeluh tentang tumpukan sampah ini.

"Jadi kami pasti turunlah. Tinggal mensinkronkan lagi jadwalnya," kata Sigit lagi.

Seperti diketahui, pengangkutan sampah zona I dikerjakan PT Godang Tua Jaya, dengan pagu anggaran Rp22,897 miliar, nilai negosiasi Rp22,677 miliar. Zona I meliputi, Kecamatan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Marpoyan Damai.

Sementara zona II dimenangkan PT Samhana Indah, dengan anggaran lelang sebesar Rp21,609 miliar, nilai negosiasi atau penawaran kerja samanya Rp19,942 miliar. Zona II wilayah kerjanya Kecamatan Bukit Raya, Kecamatan Sukajadi, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kecamatan Senapelan, Kecamatan Lima Puluh, Kecamatan Sail dan Kecamatan Tenayan Raya.

"Kami hanya akan menjalankan fungsi kami untuk Pekanbaru bersih dari sampah," tutur Sigit.(gus)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kuota Haji Bengkalis 2027 Capai 399 Jemaah, Biovisa dan Cek Kesehatan Belum Dibuka

Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…

2 jam ago

Seragam Gratis untuk Siswa Pekanbaru Segera Dibagikan, SMP Swasta Ikut Dapat

Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…

4 jam ago

Bukan Sekadar Perayaan, HUT ke-28 RS Awal Bros Diisi Aksi Sosial dan Olahraga

RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…

4 jam ago

Jembatan Panglima Sampul Dibangun Bertahap, Selat Akar Dikebut Tahun Ini

Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…

4 jam ago

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Orang Kaya? Pemerintah Siapkan Skema Baru

Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.

5 jam ago

Dua Lahan di Kampar Terbakar, Tiga Hotspot Terdeteksi dalam Sehari

Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…

6 jam ago