kompol-franky-dilepas-dengan-pedang-pora
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kompol Franky Tambunan ST resmi melepas jabatan Komandan Batalyon A Pelopor, Brimobda Riau. Itu setelah dirinya diberi amanah menempati posisi Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Rokan Hilir. Acara pelepasan Kompol Franky digelar dengan sejumlah rangkaian.
Salah satunya adalah tradisi pedang pora yang digelar di Mako Batalyon A Pelopor, Rabu (23/3).
Hadir dalam kesempatan itu sejumlah perwira serta seluruh personel di jajaran Batalyon A Pelopor. Dimulai dari pemberian kata sambutan oleh Kompol Franky, kegiatan kemudian berlanjut ke pemberian cendera mata dari personel. Barulah dilanjutkan dengan acara pelepasan tradisi pedang pora.
Dalam sambutannya, Kompol Franky menuturkan bahwa dirinya sudah 6 bulan lamanya berada di lingkungan Batalyon A Pelopor. Hal itu membuat ia merasa sangat bangga pernah menjadi bagian dari Batalyon A Pelopor. "Kemudian saya menerima tugas baru sebagai Waka Polres Rohil. Saya merasa bangga terhadap rekan-rekan selama bergabung. Karena ini merupakan sejarah bagi saya menjadi komandan Batalyon A Pelopor," ucapnya.
Ia juga sempat menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel apabila ada kesalahan kata maupun perbuatan selama menjabat. Ia meyakini, setiap keputusan yang di buat merupakan salah satu upaya agar Batalyon A Pelopor lebih baik lagi.
"Saya secara pribadi meminta maaf apabila ada salah kata dan tingkah laku selama kita berinteraksi. Namun yakinlah hal-hal yang saya lakukan untuk kebaikan kedinasan dan khususnya untuk jajaran Batalyon A Pelopor," pungkasnya.(nda)
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…