Categories: Pekanbaru

Digunakan untuk Lima Item Kegiatan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, melalui Dinas Pendidikan tahun ini menganggarkan dana bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) sebesar Rp428,995 miliar. Jumlah tersebut naik dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp250,270 miliar.

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Rudyanto mengatakan, naiknya dana Bosda  2020 ini dikarenakan Pemprov Riau tahun ini mulai memberlakukan sekolah gratis untuk tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK). Selain untuk sekolah negeri, dana Bosda tersebut juga diberikan untuk membantu pembiayaan siswa sekolah swasta.

"Kalau untuk dana Bosda tahun 2019, dananya digunakan untuk tiga item kegiatan. Yakni lembaga pendidikan, siswa serta guru bantu. Sedangkan untuk tahun 2020, dana Bosda digunakan untuk lima item kegiatan," katanya.

Dijelaskan Rudyanto, lima item kegiatan yang didanai menggunakan dana Bosda tersebut yakni sekolah negeri, sekolah swasta, guru tidak tetap, siswa miskin dan komunitas adat terpencil.

"Untuk sekolah negeri, dana Bosda yang dikeluarkan sebanyak Rp305,325 miliar yang diberikan kepada 190.855 siswa. Kemudian sekolah swasta Rp24,763 miliar, guru tidak tetap Rp95,832 miliar  untuk 3.630 guru, siswa miskin Rp1,012 miliar untuk 920 orang   dan komunitas adat terpencil Rp671 juta untuk 610 orang," jelasnya.

Dengan adanya bantuan dana Bosda untuk guru tidak tetap tersebut, pihaknya mengimbau sekolah hendaknya tidak lagi meminta sumbangan uang komite kepada para orang tua siswa. Pasalnya, pembiayaan honor guru tersebut sudah ditanggung oleh pemerintah.

"Jadi jangan ada lagi yang minta uang komite, karena sudah ada dananya. Kalau ada sekolah yang masih meminta, maka laporkan saja ke dinas pendidikan dan akan langsung kami proses. Jika terbukti, maka kepala sekolahnya akan diberhentikan," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menjelaskan bahwa sekolah gratis yang dicanangkan Gubernur Riau Syamsuar dilaksanakan mulai tahun ini juga. Untuk itu, pihaknya mengimbau orang tua siswa tidak pelru lagi khawatir terkait pembiayaan sekolah anaknya.

"Tahun ini juga diberlakukan, jadi bukan wacana lagi. Dengan mulai diberlakukannya sekolah gratis ini, kami mengajak semua pihak untuk sama-sama mengawasi penerapannya," pintanya.(sol)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

2 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

3 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

3 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

3 hari ago

Antrean Panjang, Pembelian Dibatasi: Warga Bengkalis Keluhkan BBM

SPBU di Bantan, Bengkalis batasi pembelian BBM subsidi maksimal Rp200 ribu. Kebijakan ini menuai keluhan…

3 hari ago

38 Calon Komisioner KI Riau Lanjut Tes, Simak Jadwal dan Lokasinya!

Sebanyak 38 peserta lolos seleksi administrasi calon anggota KI Riau 2026–2029 dan berhak mengikuti tes…

3 hari ago