Categories: Pekanbaru

Unri Kukuhkan Empat Guru Besar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ketua Senat Universitas Riau (Unri) Prof Dr Adel Zamri MS mengukuhkan empat orang dosen sebagai guru besar, Senin (22/11) di aula Gedung Rektorat Kampus Bina Widya. Dengan pengukuhan tersebut, kini Unri tercatat memiliki 81 orang guru besar aktif.

Guru besar yang dikukuhkan kemarin adalah Prof Dr Nelvia MP sebagai Guru Besar Ilmu Kesuburan Tanah dan Pemupukan pada Fakultas Pertanian (FP), Prof Dr Ir Nursyirwani MSc sebagai Guru Besar Ilmu Mikrobiologi pada Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), Prof Dr Dewi Indriyani Roslim SSi MSi sebagai Guru Besar Ilmu Genetika Tumbuhan pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Prof Dr Dra Hadriana MPd yang menjadi guru besar dalam bidang ilmu Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

"Pengukuhan guru besar atau profesor ini merupakan jabatan akademik tertinggi atas kontribusi dalam pengembangan di bidang keilmuan. Ini diatur dalam UU nomor 14/2005 tentang Guru dan Dosen. Pada poin ini sangat jelas bahwa negara mengamanatkan kepada dosen yang telah menyandang gelar akademik tertinggi ini, untuk memiliki tanggung jawab moral memberikan pencerahan kepada masyarakat dalam konteks keilmuannya," ujar Rektor Unri Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, usai sidang terbuka Senat Unri itu.

Lebih lanjut Rektor menyampaikan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) baru-baru ini melaksanakan kegiatan seminar nasional tentang pemberdayaan masyarakat. Temanya ‘Pengembangan Inovasi dan Teknologi Melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat untuk Kebangkitan Ekonomi Menuju Masyarakat Mandiri di Masa New Normal.’

Seminar tersebut mempresentasikan sejumlah hasil-hasil kajian ilmiah melalui perspektif ragam bidang keilmuan dari berbagai peneliti dari berbagai perguruan tinggi yang berkonsentrasi pada sektor pemberdayaan masyarakat. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang aplikatif bagi pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat, dalam konteks menyikapi pandemi Covid-19.

Diharapkan, para guru besar dapat terus produktif melakukan penelitian untuk memberikan solusi-solusi berbagai permasalahan terkini bagi daerah. Karena setiap profesor menurut Aras memiliki tanggung jawab moral keilmuan.(end)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

9 jam ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

9 jam ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

1 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

3 hari ago