Categories: Pekanbaru

Mengaku Nakes, Pelaku Hipnotis Gasak Perhiasan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pelaku hipnotis beroperasi dengan modus mengaku sebagai tenaga kesehatan (nakes). Peristiwa itu dialami warga Jalan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir. 

Pekan lalu, seorang ibu paruh baya bernama Kusprensiyati (61) mengatakan, ia didatangi oleh petugas yang mengaku-ngaku sebagai nakes dan mengenal sang anak. Namun, akhirnya perhiasan korban pun raib.

Hal itu dikisahkan anak korban bernama Santi. Saat itu, sang suami, anak dan menantunya yang tinggal satu rumah dengan korban sedang berada di luar.

"Ibu saat itu sedang masak di dapur dan mendengar ada suara perempuan memanggil dari dalam pagar rumah. Awalnya tidak mau mendengar. Namun, karena menyebut nama saya dan apakah masih kerja di tempat lama, maka Ibu saya ke luar," kata Santi.

Pelaku yang memperkenalkan dirinya sebagai nakes, katanya, ingin melakukan pendataan di lingkungan setempat. Pelaku juga menginformasikan tak lama lagi dokter yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan akan datang.

''Untuk menarik simpati ibu, pelaku sempat membayarkan tagihan air galon yang waktu itu lagi antar air. Kemudian,  meminta ibu agar mengganti baju dengan alasan dokter mau datang,'' ucapnya. 

Setelah ganti baju, korban ke luar dari kamar. Namun, pelaku meminta agar kembali mengganti bajunya lagi. Disarankan pakaian lebih bagus. Korban pun menurutinya. Pelaku sempat ikut ke kamar lalu menyarankan agar memakai perhiasan.

''Karena saya yang simpan perhiasan, maka saya ditelepon Ibu. Menanyakan keberadaan perhiasannya dan langsung menutup sambungan telepon,'' tuturnya.

Merasa janggal dengan apa yang ditanyakan ibunya, Santi kembali menghubungi telepon seluler ibunya. Namun, tidak tersambung.

Bahkan, pelaku meminta dan menanyakan apakah korban ada body losion. Korban kemudian diminta pelaku untuk melepaskan perhiasannya.

''Setelah losion dioleskan, pelaku meminta ibu saya mandi. Agar tampak cantik,'' jelasnya. 

Akhirnya, saat mandi, tiba-tiba korban tersadar, atas perintah-perintah yang diminta pelaku. Sehingga, korban langsung ke luar dan mendapati pelaku sudah tidak ada.

Selanjutnya korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Rumbai Pesisir. Kapolsek Rumbai Pesisir, AKP Meitartika pun tak menampiknya. 

"Ya benar, kasusnya sekarang ditangani unit Reskrim. Semoga segera terungkap," harapnya.(sof) 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

20 jam ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

20 jam ago

Bertemu Sahabat Lama, Rifat Sungkar Dukung Penuh Pengembangan Kota Pekanbaru

Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…

20 jam ago

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

2 hari ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

3 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

3 hari ago