Categories: Pekanbaru

Tabrakan, Pemuda 20 Tahun Tewas

BINA WIDYA (RIAUPOS.CO) – Sudah banyak yang menjadi korban, tapi masih banyak yang nekat mencoba. Bukannya mempersingkat jarak, justru jadi mempersingkat hidup.

Aksi yang tidak terpuji tapi masih terus diulangi ini adalah melawan arus lalu lintas ketika berkendara di jalan raya. Perbuatan yang jelas melanggar tata tertib lalu lintas yang berakhir dengan kematian itu kembali terjadi pada Sabtu (21/5) di Jalan SM Amin.

Ketika itu korban bernama MFR (20) mengendarai sepeda motor. Ia memilih melawan arus lalu lintas di Jalan SM Amin. Korban bergerak dari persimpangan Jalan Tiga Dara.

Tiba-tiba dari arah depan, muncul mobil pick up L300. Tabrakan tidak bisa dihindari. Pengendara sepeda motor ini langsung tewas di tempat.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Angga Wahyu Prihantoro menyebutkan, peristiwa nahas itu terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 6.30 WIB. Dari keterangan pengendara mobil, korban melakukan aksi melawan arus saat terjadi tabrakan

"Benar telah terjadi kecelakaan di Jalan SM Amin Pekanbaru. Kecelakaan melibatkan mobil pick up dan sepeda motor. Pengendara sepeda motor inisial MFR meninggal dunia akibat luka berat," ungkapnya saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, kemarin.

Kompol Angga mengingatkan kepada pengendara bahwa berkendara melawan arus lalu lintas tidak dibenarkan, tanpa pengecualian. Apalagi hal itu diatur dalam Pasal 287 ayat 1 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kendati ada ancaman pidana, masih banyak pengendara yang nekat.

Menurutnya, Satlantas Polresta Pekanbaru sering melakukan penghalauan terhadap pelaku lawan arus, namun masih ada saja yang mengulangi perbuatan tersebut.(end)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

17 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

17 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

17 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

17 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

19 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

20 jam ago