Categories: Pekanbaru

Pekanbaru Masih Jadi Magnet Pendatang Baru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kota Pekanbaru dinilai masih menjadi magnet yang kuat buat para pendatang baru, khususnya bagi pencari kerja. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tak bisa melarang arus pendatang baru masuk ke Kota Bertuah. Namun mereka harus memenuhi berbagai syaratnya, seperti legalitas kependudukan dan punya keahlian dan kualifikasi agar tak menjadi pengangguran.

Hal itu seperti disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru Syamsuwir, Senin (22/4). Pendatang baru yang tak punya ketrampilan dan kualifikasi yang baik, maka akan berpotensi besar menjadi pengangguran. Diharapkan pendatang baru bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Sehingga lapangan kerja berkurang dan Kota Bertuah lebih baik.

”Agar masyarakat yang mudik itu saat kembali membawa keluarga ke Pekanbaru tidak menjadi pengangguran. Artinya, pemerintah tidak bisa melarang pendatang baru, namun sebaiknya yang memiliki dan dapat menciptakan lapangan kerja,” ujar Syamsuwir.

Pendatang yang memiliki keahlian berpotensi mengurangi pengangguran di Kota Pekanbaru. Ia mengimbau warga Pekanbaru yang mudik di kampung halaman, agar membawa keluarga yang dapat menciptakan lapangan kerja.

”Mereka mempuyai keahlian untuk kemajuan Kota Pekanbaru ini. Diperkirakan warga Kota Pekanbaru mudik kemudian balik membawa keluarganya, karena Kota Pekanbaru cukup menarik dinilai sebagian orang mencari pekerjaan,” tambahnya.

Dia berharap para pendatang baru tidak membebani Pemko Pekanbaru karena menjadi pengangguran. ”Kita harapkan juga jangan menjadi beban pengangguran di Pekanbaru. Kemudian kalau menjadi warga Kota Pekanbaru juga harus dipenuhi syarat-syarat kependudukannya dan lainnya,” terangnya.

Menurutnya pertambahan penduduk merupakan kepastian, baik dari migrasi maupun kelahiran. ”Kalau mereka memiliki keahlian dan kualifikasi yang bagus justru menjadi keuntungan bagi Kota Pekanbaru. Sehingga menjadi lebih maju lagi. Karena angka pertambahan penduduk itu keniscayaan, pasti. Bisa dengan migrasi dan kelahiran,” tutupnya.(ilo)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Polisi Tindak Tegas Penyelundupan, 20 Ton Bawang Ilegal Dimusnahkan

Polres Pelalawan memusnahkan lebih dari 20 ton bawang ilegal di TPA Kemang karena tidak dilengkapi…

52 menit ago

Buka Akses Ekonomi, Rohul–Rohil Bangun Jembatan dan Jalan Penghubung

Pemkab Rohul dan Rohil sepakat membangun jembatan dan jalan penghubung di wilayah perbatasan guna memperkuat…

1 jam ago

Atasi Lambatnya Bongkar Muat, IPC TPK Fokus Digitalisasi Layanan Pelabuhan

IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…

1 hari ago

304.717 Warga Pekanbaru Nikmati Layanan UHC Gratis Cukup Pakai KTP

Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…

1 hari ago

Pengukuhan Delapan Guru Besar Unri Jadi Momentum Penguatan Riset dan Inovasi

Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…

1 hari ago

Jaga Lingkungan, Pemko Pekanbaru Terbitkan SE Larangan Tebang Pohon

Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…

1 hari ago