Categories: Pekanbaru

Reses di Tengah Pandemi, Prokes Diperketat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Terhitung mulai 22-28 Maret 2021, anggota DPRD Kota Pekanbaru periode 2019-2024 melaksanakan kegiatan reses di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Dalam pelaksanaannya di tengah badai pandemi Covid-19, diharapkan dapat memperketat penerapan protokol kesehatan di setiap titik reses.

Kepada wartawan, Plt Sekretaris DPRD Pekanbaru Badria Rikasari MSi menjelaskan, untuk reses perdana di tahun 2021 ini, satu anggota dewan melaksanakan reses di delapan titik. Lokasinya sesuai dengan daerah pemilihan (dapil) anggota dewan tersebut.

"Kami harapkan pelaksanaan reses ini, para anggota dewan bisa menyerap semua aspirasi konstituennya. Dan dibenarkan oleh aturan," kata Badria Rikasari kepada wartawan, kemarin.

Dia juga mengatakan, karena saat ini masih dalam suasana pandemi Covid 19, pelaksanaan reses nantinya, tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

"Baik untuk masyarakat yang datang, serta pihak kelurahan, pihak kecamatan dan OPD terkait, wajib mematuhi protokol kesehatan ini nanti," tambahnya.

Sebagai informasi bagi masyarakat, Rika menjelaskan, bahwa reses itu adalah melakukan komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala, dan ini merupakan kewajiban anggota DPRD setiap masa reses yang ditentukan.

Dia juga mengatakan reses ini juga bertujuan menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen, dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihan sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintah. "Mengenai hal ini, aturan yang mengatur," singkat Rika.

Sementara itu, Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani menegaskan, bahwa pelaksanaan reses kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya, karena Covid-19.

"Tentu pelaksanaannya kami perketat penerapan protokol kesehatannya. Dan durasi reses tidak akan lama-lama," kata Hamdani.

Politisi PKS ini juga menyebutkan, karena waktu reses terbatas, maka kepada masyarakat yang hadir saat reses bisa menyampaikan aspirasi dengan dituliskan ke dalam kertas. (gus)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

39 menit ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

12 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

16 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

21 jam ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

2 hari ago