Categories: Pekanbaru

Jalur Sepeda Dinilai Mampu Jadi Pengurai Kemacetan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini tengah bersiap membuat jalur sepeda di Kota Pekanbaru. Jalur ini dibuat sebagai sarana olahraga bersepeda dan juga bisa digunakan sebagai sarana transportasi harian.

Dengan adanya jalur sepeda tersebut, dinilai membuat pesepeda menjadi lebih aman. Selain itu, juga bisa  membantu kinerja lalu lintas. Pun dinilai akan mengurangi tingkat kemacetan dan rasio kepadatan lalu lintas.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Manajamen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Edy Sofian kepada Riau Pos, Kamis (22/10). Ia mengatakan, untuk mewujudkan mimpi itu, ia mengaku telah membuat kajian kerangka untuk jalur sepeda tersebut. Bahkan, ia juga telah melakukan survei kepada 1.200 responden (pengguna sepeda, red).

"Dari survei tersebut, kami mendapatkan informasi kalau mereka bersepeda untuk berolahraga. Dengan adanya jalur sepeda, mereka mau menjadikan bersepeda sebagai transporasi harian. Seperti ke kantor menggunakan sepeda dan lainnya," ujar Edy.

Oleh sebab itu, pihaknga mencoba membuat kajian-kajian jalur sepeda yang saling terkoneksi dari kecamatan satu ke kecamatan lainnya di 12 kecamatan di Kota Pekanbaru. "Jalur itu nantinya selain difungsikan untuk sarana olahraga juga bisa digunakan sebagai sarana transportasi harian," ujar Edy Sofian.

Dijelaskannya, dalam membuat rute jalur sepeda tersebut,  pihaknya menggunakan tiga indikator. Pertama, indikator kemudahan, keselamatan dan kinerja lalu lintas. Indikator kemudahan itu adalah dapat diakses penggunaan sebagai sarana olah raga dan transportasi, indikator untuk keselamatan itu maksudnya dengan adanya jalur sepeda, pesepeda akan terlindungi dan aman karena berjalan pada jalurnya.  

"Untuk indikator yang ketiga itu adalah dapat  membantu kinerja lalu lintas. Tujuannya, guna mengurangi tingkat kemacetan dan rasio kepadatan lalulintas. Kita berkaca dari  Jakarta, untuk membuat jalur sepeda satu kilometer, mereka menggelontorkan Rp1 miliar, itu untuk penggunaan karpet hijau. Tetapi, kita akan coba tekan anggarannya tidak sebesar itu," ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, dengan adanya jalur sepeda ini nantinya juga akan bisa digunakan sebagai zona sekolah, zona pusat wisata kota, dan zona pusat perbelanjaan.

Kata dia, dengan adanya jalur sepeda ini, nantinya Dishub minta anak-anak bisa bersepeda ke sekolah. "Dengan begitu, orang tua mereka tidak perlu repot-repot lagi mengantar anaknya ke sekolah. Ini juga diharapkan bisa mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas dan mengurangi polusi udara," kata Edy Sofian. Ia menuturkan, jalur sepeda itu nantinya juga akan mengarah ke pusat-pusat perbelanjaan seperti mal, pasar, dan juga ke tempat wisata di pusat kota.

Ditambahkannya, terkait waktu implementasinya, pihaknya saat ini tengah membuat kajian terlebih dahulu.

"Masalah ada atau tidaknya anggaran itu, nanti akan kami lapor kepada Wali Kota," tutupnya.(azr)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

3 hari ago