FOTO BERSAMA: Kepala SD Al Rasyid Pekanbaru Pupung Safari Muslim (kanan), ustaz beserta siswa SD Al Rasyid Pekanbaru dan perwakilan wali murid foto bersama saat rihlah (karya wisata) ke Sumatera Barat pada 11-13 Oktober 2019.(SD Al Rasyid for riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — SD Al Rasyid Pekanbaru sukses melaksanakan program tahunan kurikulum akhir pelajaran bagi 155 murid kelas Vl. Program tersebut yaitu rihlah atau perjalanan karya wisata yang di laksanakan selama tiga hari di Sumatera Barat, pada 11-13 Oktober 2019.
Kepala Sekolah SD Al Rasyid Pekanbaru Pupung Safari Muslim menjelaskan, rihlah kali ini berjalan lancar dan memenuhi target yang diinginkan, serta mendapat dukungan penuh dari orang tua dan wali murid.
"Terima kasih kepada semua pihak terlebih kepada orang tua wali murid yang bertungkus lumus ikut menjadi bagian panitia. Kegiatan ini terselenggara atas semua dukungan dan bantuannya," kata Pupung, Sabtu (20/10).
Dalam kegiatan ini siswa banyak mendapat ilmu dan wawasan baru dari memulai kemandirian, sikap membangun kerja sama tim, belajar situs sejarah, dan terpenting siswa tetap tertib ibadah salat dan murajaah hafalan surat Alquran tetap dilaksanakan.
"Selain agenda yang disusun, siswa tetap murajaah hafalan surat Alquran diselingi dengan fun game untuk mencairkan suasana dan membangun karakter siswa," ujar Pupung.
SD Al Rasyid Pekanbaru di bawah pimpinan Pupung sudah banyak mendapat prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Baru-baru ini, SD Al Rasyid Pekanbaru mendapat undangan dari Malaysia untuk mengikuti olimpiade matematika dan seni dengan peserta terbanyak dan membawa pulang medali penghargaan.(*2/c)
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…