Ketua DPD APKI Riau Buddy Agung Santoso mengangkat bendera pataka yang diserahkan Ketua Umum DPP APKI Yuli Adiratna (jas hitam), Rabu (20/3/2024). (hendrawan kariman/riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengawasan tenaga kerja (naker) di Provinsi Riau menjadi barometer pengawsan tenaga kerja nasional. Untuk itu, Asosiasi Pengawas Ketenagakerjaan Indonesia (APKI) di Riau diminta untuk terus meningkatkan kompetensi dan integritas.
Hal ini disampaikan Ketua Umum APKI Yuli Adiratna saat hadir mengukuhkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) APKI Riau Periode 2023-2026 di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Rabu (20/3).
“Riau merupakan barometer nasional, karena disini ada banyak perusahaan besar dengan sektor cukup bervariasi. Riau memiliki perkebunan, migas, pertambangan yang cukup besar,” kata Yuli.
Yuli menjelaskan, dinamisnya kondisi dan perkembangan naker di Riau juga menjadi faktor rujukan penanganannya di daerah lain di Indonesia.
”Dengan sektor yang variatif dan skala besar, serta sangat dinamis, maka jika Riau ini berhasil, maka ini akan menjadi rujukan wilayah lainnya,” kata dia.
Untuk itu, lanjut Yuli, DPD APKI Riau harus bekerja lebih baik dalam melakukan pengawasan dan tugas serta fungsi lainnya. Terutama sejak sudah resmi dikukuhkan yang ditandai dengan penyerahan pataka dari Yuli kepada Ketua DPD APKI Riau Buddy Agung Santoso.
Sementara itu Kepala Disnakertrans Provinsi Riau Bobby Rachmat menyambut baik pengukuhan pengurus baru DPD APKI Riau. Dirinya berharap APKI Riau segera mengambil perannya menbantu pemerintah dalam hal ketenagakerjaan.
“Kami berharap DPD APKI Riau dapat membantu program kami di Disnaker selain menjakankan tupoksinya,” kata Bobby.
Pengawasan tenaga kerja di Riau menurut Bobby cukup kompleks. Tenaga kerja di Ruau banyak tersebar di bantak sektor besar seperti perkebunan dan pertambangan. Dengan dinamikanya yang cukup banyak, lanjut dia, kehadiran APKI diharapkan dapat benar-benar membantu Disnakertrans Provinsi Riau.
“Kami berharap APKI terus dapat berkembang kompetensi anggota, hingga menjadi organisasi profesional dan memilki integritas serta dapat melakukan penguatan dan koordinasi dengan mitra kerjanya, mulai dari aparat penegak hukum, pekerja hingga perusahaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPD APKI Riau Buddy Agung Santoso usia pengukuhan menyampaikan kesiapannya menjawab harapan DPP APKI maupun dari Disnakertrans Riau.
“Kami akan bekerja maksimal melakukan pengawasan. Kami juga akan melanjutkan program pengurus sebelumnya. Mana yang perlu ditingkat akan kita tingkatkan, mana yang perlu diperbaiki akan kita perbaiki,” tutup Buddy.(end)
Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…
Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…
Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…
RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…
Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…
Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…