Categories: Pekanbaru

Tim Kukerta Unri 2019 Buka Lubuk Larangan di Desa Batu Langkah Besar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tim Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) melaksanakan pembukaan lubuk larangan di Desa Batu Langkah Besar, Kabun, Rokan Hulu, beberapa waktu lalu. Kegiatan pembukaan lubuk larangan ini sebagai bentuk kearifan lokal di desa tersebut.

Dengan mengelola lubuk larangan, maka akan memelihara ekosistem perairan sungai. Di mana ikan yang ada di sungai dalam radius yang telah di sepakati tidak boleh ditangkap waktu yang sudah ditentukan.

Pembuatan lubuk larangan ini dilakukan selama kurang lebih dua bulan. Peresmian dilaksanakan pada 20 Agustus 2019 lalu. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kabun Anang Perdhana Putra SStp. Camat ikut melepaskan bibit ikan ke sungai.

Deni Kurniawan sebagai penanggung  jawab pembukaan lubuk larangan mengatakan mereka membuat lubuk larangan di aliran sungai.

"Tujuan dari lubuk larangan ini untuk melestarikan sumberdaya hayati dan ekosistem perairan. Harapannya, masyarakat dapat meningkatkan rasa kekompakan, gotong royong dan peduli terhadap pelestarian ikan dan sungai di desa," kata Deni.

Usulan program kerja ini disambut dengan penuh antusias oleh Kepala Desa Batu Langkah Besar Muhammad Nasir. "Saya ikut mendukung segala bentuk kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Kukerta Universitas Riau di Desa Batu Langkah Besar dalam pengembangan potensi desa," ujar  Muhammad Nasir.(rul/c)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

8 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

12 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

18 jam ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

2 hari ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

2 hari ago