Categories: Pekanbaru

Usai Balapan, Sampah Berserakan di Jalan Naga Sakti

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Usai penyelenggaraan balapan motor dan mobil di Jalan Naga Sakti, Kecamatan Bina Widya, Senin (20/12) kini sebagian badan Jalan Naga Sakti dipenuhi dengan ribuan sampah plastik dan sampah tebu. 

Pantauan Riau Pos di lokasi, ribuan sampah plastik, stereofoam, sisa botol minuman dan batang tebu dibiarkan berserakan di badan jalan hingga di atas median jalan. Tak hanya itu saja, tumpukan sampah juga banyak berserakan di atas trotoar jalan, sehingga menyulitkan pejalan kaki untuk melintas. 

Belum lagi, saat pengedara roda dua dan empat melintas, tumpukan sampah plastik malah beterbangan ke badan jalan dan kerap menyebabkan keresahan bagi para pengedara yang melintas. 

Salah seorang warga, Nia mengaku tumpukan sampah yang berserakan di badan Jalan Naga Sakti tersebut kerap terjadi setiap kali kegiatan balapan mobil dan motor yang digelar secara resmi oleh sejumlah komunitas. 

Di mana, aksi balap digelar minimal sebulan sekali dan selalu dipadati oleh masyarakat yang merupakan pengendara motor dan mobil serta para pedagang kaki lima yang berjualan di badan hingga median jalan.

"Ya tadi malam ada balapan mobil di sini, makanya jalan ditutup sementara. Kalau soal sampah jangan ditanya lagi. Setiap kali selesai ya memang berserakan di badan jalan, malah sampai terbawa ketempat usaha kami," ucapnya. 

Dirinya berharap, ke depan setelah kegiatan balap mobil atau motor selesai digelar, tumpukan sampah di kawasan tersebut dapat segera dibersihkan.

"Maunya pas selesai itu dibersihkan. Kalau sekarang palingan sore atau besok pagi baru dibersihkan sama petugas, jadi keburu kotor," kata dia. 

Sementara itu, sejumlah pengendara motor dan mobil yang melintasi di Jalan Naga Sakti juga dibuat gerah dengan tumpukan sampah yang bertebaran di badan jalan tersebut. 

Salah seorang pengendara, Nila mengaku resah dengan tumpukan sampah yang berserakan tersebut. Pasalnya, setiap kali kegiatan balap dilakukan tumpukan sampah tersebut sangat mengotori badan jalan dan membuat resah pengendara yang melintas. 

Dirinya menilai, pemerintah seharusnya melakukan pengawasan saat kegiatan balapan tersebut dilakukan, dan memastikan kondisi jalan bersih kembali.(ayi)

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Lima Qori dan Qoriah Kuansing Lolos Perkuat Riau di MTQ Nasional 2026

Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…

8 jam ago

Masih Ada 3.350 Kursi Kosong di SD Negeri Pekanbaru, Ini Sebaran Lengkapnya

Pemko Pekanbaru mencatat masih ada 3.350 kursi kosong di 108 SD Negeri usai pengumuman SPMB…

8 jam ago

Ribuan Warga Antusias Ikuti Fun Walk Mitsubishi Motors dan Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru

Fun Walk Mitsubishi Motors bersama Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru berlangsung meriah, menghadirkan olahraga,…

8 jam ago

Hakim Vonis IRT Bersalah Usai Hina Dokter Spesialis, Dijatuhi Denda Rp5 Juta

IRT di Pekanbaru divonis bersalah atas tindak pidana penghinaan terhadap seorang dokter spesialis dan dijatuhi…

9 jam ago

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

1 hari ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

1 hari ago