Kembali ke Sel dengan Kasus yang Sama
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Peredaran narkoba yang masih terus terjadi di Bumi Lancang Kuning membuat gerah masyarakat. Hal itupun akhirnya diadukan ke pihak kepolisian terdekat tepatnya di Polsek Tampan.
Pengaduan itupun akhirnya ditangani pihak berwajib. Melalui perintah Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan, tim opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Koko F Sinuraya pun bergerak menyisir lokasi. Hingga akhirnya berhenti di tempat peraduan di Jalan HR Soebrantas, Samping PO Sari Kencana, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.
Kepada Riau Pos Kanit Reskrim Iptu Koko F Sinuraya mengatakan, saat berada di lokasi tim melihat seorang laki-laki dengan gerak-gerik yang mencurigakan di pinggir jalan. Untuk memastikan kecurigaannya tim pun mendatangi.
Masih kata Koko, begitu didekati oleh tim opsnal pada pukul 03.30 WIB, laki-laki yang diketahui bernama TK alias Toni itu berusaha mengelak. Lalu, polisi pun mencoba menggeledah badannya dan didapat narkotika jenis sabu.
"Barang bukti yang diamankan dari tersangka TK 11 paket sabu ukuran kecil, tiga paket sabu ukuran sedang dan dua buah kantong plastik kosong ukuran sedang untuk menyimpan sabu-sabu," terangnya, Rabu (20/11).
Lebih lanjut, TK merupakan residivis dengan kasus yang sama. "TK belum lama keluar dari tahanan namun mengulangi hal yang sama. Kepada TK dijerat Pasal 114 dan 112 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika," ucapnya. (*3)
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…
Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…
Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…
Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…
Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…