PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Warga Pekanbaru Rabu (21/10/2020) pagi mendapati pandangan terbatas karena tertutup kabut. Apakah kabut asap kembali menyelimuti karena beberapa hari terakhir panas terik dirasakan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memberikan penjelasan perihal kondisi cuaca di pekan terakhir Oktober ini.
Pantauan Riaupos.co, memang Rabu ini cuaca terlihat mendung. Bahkan, pada pagi hari sebelum pukul 8:00 WIB, terlihat berkabut seperti akan turun hujan.
“Apa kabut asap ya? Hujan tidak pula,” kata seorang warga Sukajadi, Pekanbaru, Ijul.
Perihal kondisi ini, Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki yang dikonfirmasi Riau Pos.co, mengungkapkan terkait cuaca yang sedikit berkabut. Ditegaskannya, itu bukanlah kabut asap, namun terjadi karena partikel uap padat yang melayang di udara.
“Apalagi pagi itu agak sedikit lembab. Jadi itu bukan kabut asap," tegasnya.
Sementara disinggung terkait dampak LaNina yang terjadi secara global, menurut Marzuki khususnya untuk di Riau itu tidak terdampak. LaNina itu terdampak bagi daerah-daerah yang ada di pulau Jawa, sebagian Kalimantan dan wilayah Timur. Kendati demikian kita harus tetap waspada.
"Secara umum potensi hujan tahun ini memang sedikit tinggi terutama bagi daerah-daerah yang terdampak LaNina tadi. Tetapi untuk di wilayah Riau potensi hujan diatas normal tetapi tidak signifikan lah," pungkasnya
BMKG Stasiun Pekanbaru juga mengingatkan kepada daerah-daerah yang rawan banjir dan longsor agar lebih waspada. Pasalnya, bulan Oktober akhir hingga Desember sudah memasuki musim penghujan. Memasuki akhir Oktober, jelasnya memang sebagian wilayah di Riau telah memasuki musim penghujan secara menyeluruh.
Namun puncak musim hujan akan terjadi pada bulan November. Kata dia, musim hujan ini diperkirakan hingga akhir tahun atau sampai bulan Desember 2020.
"Untuk itu kami mengingatkan kepada daerah -daerah yang rawan banjir dan longsor agar bisa lebih waspada lagi terutama pada pada bulan November (puncak musim hujan) dan juga pada Desember. Kalau daerah yang rawan longsor itu seperti perbatasan Riau -Sumbar," pungkas Marzuki.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…
Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…
Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…
Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mulai melebarkan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru…
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…