NAIK TMP: Warga ketika akan menaiki angkutan umum Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP)di kawasan Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Riau. Moda transportasi umum seperti bus TMP sangat diminati masyarakat. Foto diambil beberapa waktu lalu. MHD AKHWAN/RIAUPOS
(RIAUPOS.CO) — PEMERINTAH Kota (Pemko) Pekanbaru mengkaji wacana angkutan feeder (pengumpan, red) bagi trayek angkutan dan perumahan di Kota Pekanbaru, yang tidak dilalui Sarana Angkutan Umum Massal Trans Metro Pekanbaru (SAUM-TMP). Dan ini agar tak memberatkan masyarakat. Trayek ini direncanakan akan diterapkan sistem satu tiket Feeder-TMP.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Pekanbaru, Yuliarso akhir pekan lalu mengatakan, rencana ini adalah salah satu inovasi yang coba diterapkan untuk memudahkan masyarakat mengakses TMP.
‘’Sehingga keberadaan bus TMP ini adalah sebagai pelengkap angkutan umum yang akan melayani masyarakat dari tempat tinggalnya menuju halte bus TMP. Sekarang sedang dilakukan kajian,’’ kata dia.
Dia melanjutkan, fokus feeder adalah angkutan yang akan melayani penumpang dari kompleks permukiman menuju halte bus TMP. Sebab saat ini keberadaan bus TMP belum bisa menjangkau hingga permukiman.
‘’Diperlukan angkutan pendukung yang bisa mengantarkan penumpang dari halte ke pemukiman, atau sebaliknya, dari perkumiman ke halte bus TMP,’’ paparnya.
Dengan semakin mudahnya akses, dia berharap minat masyarakat dalam menggunakan angkutan umum meningkat. ‘’Harapan kita dengan adanya angkutan pendukung ini, minat masyarakat untuk menggunakan angkutan umum menjadi semakin meningkat,’’ imbuhnya.
Untuk ongkos tiket yang akan dikenakan pada masyarakat, Yuliarso menyebut akan digabungkan jadi satu tiket dengan bus TMP. Dengan begini, penumpang cukup membeli tiket bus TMP, maka akan diantarkan sampai ke rumah tinggalnya masing-masing.
‘’Karena kita masuk ke pemukiman, maka nanti mobil yang akan digunakan lebih kecil dari bus TMP. Sejenis mini bus lah. Seperti angkot, tapi nanti fasilitas pendukungnya kita perbaiki,’’ urainya.
Pada penerapan tahap awal, rencana ini coba dijalankan pada tiga kecamatan yang dinilai memiliki volume penumpang cukup besar.’’Untuk tahap awal, ada tiga Kecamatan yang akan dimasuki feeder, yakni Kecamatan Tampan, Buktiraya dan Marpoyan Damai,’’ tutupnya.(ksm)
Laporan M ALI NURMAN, Pekanbaru
Ribuan warga meriahkan Cap Go Meh 2577 Kongzili di Bagansiapiapi dengan pawai lampion dan atraksi…
PSMTI Riau serahkan 200 paket Lebaran ke Kodam XIX/TT dan ajak kolaborasi donor darah Ramadan…
Kebakaran di Concong Luar, Inhil, hanguskan 26 rumah, tujuh gudang, Polsek dan Pos Babinsa. Tidak…
Harga TBS kelapa sawit mitra plasma Riau periode 4–10 Maret 2026 naik jadi Rp3.613,91 per…
Inflasi Tembilahan Februari 2026 capai 7,32 persen, melonjak dibanding dua tahun terakhir. Pemkab Inhil siapkan…
Grand Elite Hotel Pekanbaru gelar buka puasa bersama dan santuni anak yatim serta warga sekitar…