Categories: Pekanbaru

Warga Resah Kabel Menjuntai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sudah lebih sebulan lamanya masyarakat di Jalan Tanjung Datuk, tepatnya di depan Wisma SMR merasa resah dengan sejumlah kabel milik salah satu provider telekomunikasi dan juga mirip kabel milik perusahaan listrik negara (PLN) itu. Pasalnya, kabel tersebut menjuntai dan sangat dekat ke tanah.

Pantuaan Riau Pos, Selasa (20/4) tampak kabel berukuran besar dan kecil yang melilit di salah satu tiang listrik yang terdapat di simpang Jalan Tanjung Datuk dan Tanjung Leban menjuntai di tiang listrik yang ada di lokasi tersebut. Apalagi sejumlah warga saat sore hari banyak yang berdagang di dekat tiang listrik tersebut. Kondisi ini sangat membahayakan bagi masyarakat yang melintas.

Mona salah seorang pelayanan toko yang berada tepat di depan tiang listrik tersebut menuturkan, sudah hampir dua bulan kabel tersebut dibiarkan menjuntai ke bawah. Apalagi saat musim hujan warga yang berteduh di toko tempatnya mencari nafkah sering menghawatirkan adanya tegangan arus listrik di sekitar kabel tersebut.

"Sudah lama itu dan dibiarkan begitu saja. Dulu kan di pasar itu kabelnya. Terus dipotong sama petugasnya seperti itu. Kami takut juga kalau ada arus listrik-nya. Semoga cepat diatasi lah," ucapnya.

Sementara itu, Husmi salah seorang warga mengaku resah dengan lilitan kabel yang menjuntai di lokasi tersebut. Apalagi, kawasan itu merupakan kawasan padat penduduk dan banyak anak-anak yang sering main di lokasi toko.

"Itu seperti kabel listrik yang memang sengaja dipotong sama orang. Mungkin dicuri atau gimana kami pun tak tahu. Yang penting kami minta agar kabelnya segera diperbaiki lag," harapnya.

Sementara itu saat di konfirmasi melalui Humas PLN Kota Pekanbar, Dwi Ramadhan menuturkan, untuk kabel yang menjuntai di Jalan Tanjung Datuk, itu bukan merupakan kabel PLN.

"Sebenarnya sangat mudah untuk mengenali kabel PLN dengan melihat bentuk kabel yang berada di tiang listrik, jika kabel terpilin itu kabel listrik PLN, jika kabel tidak terpilin itu bukan kabel PLN," tuturnya.

Lanjut dia, pada jaringan PLN tegangan menengah terdiri dari 4 kabel  (R,S,T,N) yang dipilin, sedangankan pada jaringan tegangan rendah terdiri dari 2 kabel yang dipilin. Tujuan pemilinan kabel tersebut agar lebih rapih dan memudahkan dalam instalasi.

"Demi kenyamanan bersama kami mengimbau kepada seluruh masyarakat apabila menemukan kabel PLN yang tidak standar kontruksi seperti menjuntai atau terjatuh ke jalan harap bisa melaporkan ke kami melalui contact center 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile," tegasnya. (ayi)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

10 Desa Siap Ramaikan Festival Perahu Baganduang di Lubuk Jambi

Festival Perahu Baganduang Kuantan Mudik digelar 26 Maret 2026. Sepuluh desa siap meriahkan tradisi tahunan…

5 menit ago

Tak Boleh Non-Tunai, Menaker Tegaskan BHR Ojol Minimal 25%

Menaker wajibkan BHR ojol dan kurir dibayar tunai minimal 25 persen, cair paling lambat tujuh…

19 jam ago

Living World Luncurkan My Living App, Program Loyalitas Terintegrasi Nasional

Living World luncurkan My Living App, program loyalitas digital terintegrasi dengan promo, poin belanja, dan…

19 jam ago

Setahun Berdiri, Gerakan Rakyat Berubah Jadi Parpol

Gerakan Rakyat resmi jadi partai politik. Status Anies Baswedan belum diumumkan, fokus kini pada penyelesaian…

20 jam ago

Tak Boleh Dicicil! Disnaker Pekanbaru Tegaskan THR Harus Cair Penuh Sebelum 8 Maret

Disnaker Kota Pekanbaru tegaskan THR 2026 wajib dibayar penuh sebelum 8 Maret. Perusahaan dilarang mencicil,…

23 jam ago

Catat! Sekolah di Meranti Libur 16–29 Maret, Masuk Kembali 30 Maret

Sekolah di Kepulauan Meranti libur Idulfitri 16–29 Maret 2026. Kegiatan belajar kembali normal pada 30…

23 jam ago