Categories: Pekanbaru

Tidak Ada Lagi Desa Berstatus Sangat Tertinggal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi Riau berhasil mengentaskan desa sangat tertinggal dan desa tertinggal yang ada di Riau. Dengan hal tersebut, saat ini juga terus dilakukan percepatan pembangunan desa sehingga seluruh desa-desa di Riau pada tahun 2024 ini telah memiliki status desa berkembang, desa maju dan desa mandiri. 

Penjabat (Pj) Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Riau sangat berkomitmen serta terus berupaya hadir mensejahterakan masyarakat desa yang ada di Bumi Lancang Kuning.

“Pada tahun 2023, terdapat desa berstatus mandiri dengan jumlah 600 desa mmengalami peningkatan dari tahun 2022 yang hanya memiliki 159 desa mandiri,” kata SF Hariyanto.

Upaya yang dilakukan Provinsi Riau membuahkan hasil sehingga meraih peringkat 7 Nasional dalam membangun desa. Hal tersebut berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) yang tertuang dalam Keputusan Menteri Desa PDTT RI Nomor 176 tahun 2023 tentang pemberian penghargaan percepatan pembangunan desa.

Riau juga berhasil mengentaskan desa sangat tertinggal dan desa tertinggal serta melakukan percepatan pembangunan desa, sehingga seluruh desa-desa di Riau pada tahun 2024 ini telah memiliki status desa berkembang, desa maju dan desa mandiri.

“Capaian tersebut tentunya tidak terlepas dari Program Bantuan Keuangan Khusus Pemerintah Provinsi Riau kepada Desa (BKK Desa) yang telah disalurkan sampai dengan tahun 2023 lalu. Bantuan keuangan tersebut menjadi salah satu kunci desa yang ada di Riau mampu berkembang memajukan dan memandirikan desa,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMDDukcapil) Provinsi Riau, Djoko Edy Imhar mengatakan bahwa kondisi itu mengalami peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan status kemajuan dan kemandirian desa tahun 2022 berdasarkan Keputusan Menteri Desa PDTT RI Nomor 80 Tahun 2022.

“Pada tahun 2023, Provinsi Riau telah berhasil menuntaskan desa sangat tertinggal dan desa tertinggal. Atas raihan tersebut maka status perkembangan desa (IDM) Provinsi Riau adalah Maju dengan skore IDM 0,7708 dan berada pada peringkat 7 dari 36 provinsi di Indonesia, yang sebelumnya pada tahun 2022 berada pada peringkat 17 dari 33 provinsi di Indonesia dengan status IDM berkembang dengan skor IDM 0,7012,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Indeks Desa Membangun sesuai Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2016 menunjukkan status kemajuan dan kemandirian Desa dan menyediakan data dan informasi dasar bagi pembangunan Desa di seluruh Indonesia.

Desa Mandiri ditunjukkan dengan adanya kemampuan desa dalam melaksanakan pembangunan Desa untuk peningkatan kualitas hidup dan kehidupan sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa dengan ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan ekologi secara berkelanjutan.

Sedangkan Desa Maju mengin­dikasikan desa yang memiliki potensi sumber daya sosial, ekonomi dan ekologi, serta kemampuan mengelolanya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa, kualitas hidup manusia, dan menanggulangi kemiskinan.

Kemudian Desa Berkembang adalah Desa potensial menjadi Desa Maju, yang memiliki potensi sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi tetapi belum mengelolanya secara optimal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa, kualitas hidup manusia dan menanggulangi kemiskinan.(sol)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

17 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

17 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

17 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

18 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

18 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

1 hari ago