Categories: Pekanbaru

Tutup THM, Bioskop, dan Warnet

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru menyurati seluruh pengelola tempat hiburan malam (THM), bioskop, warung internet (warnet), kafe dan lokasi sejenisnya untuk menghentikan sementara operasional. Ini sebagai antisipasi mewabahnya pandemi virus corona (Covid-19). Jika membandel, penyegelan dipastikan akan dilakukan.

Surat imbauan pada para pengelola ini dikirimkan Jumat (20/3). Surat merujuk pada Keputusan Gubernur Riau Drs H Syamsuar yang menetapkan Riau dalam situasi siaga darurat virus corona. Juga imbauan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT yang sudah meminta masyarakat Kota Pekanbaru untuk menghindari lokasi-lokasi tempat berhimpunnya konsentrasi massa yang banyak.

Adanya surat ini diungkapkan Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono kepada Riau Pos. "’Sudah saya tanda tangani suratnya dan sudah disebar oleh anggota. Saya minta ini dipatuhi," tegas dia.

Lebih lanjut disampaikannya, setelah surat disebarkan, personel Satpol PP Kota Pekanbaru akan melakukan pengecekan terhadap tempat-tempat tersebut. "Kalau ternyata tak dipatuhi dan masyarakat memprotes, kami akan segel. Karena ini untuk kebaikan masyarakat luas," sambungnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pekan ini juga sudah menutup sementara seluruh ruang terbuka hijau (RTH) dari segala aktivitas keramaian. Penutupan akan berakhir hingga nanti ada pemberitahuan lebih lanjut.

Ditekankan eks Kepala Staf Korem (Kasrem) 031/Wirabima ini, langkah itu adalah upaya pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19 agar tidak tersebar. "Apa boleh buat. Ini kan bersifat sementara, ini untuk kenyamanan masyarakat. Pemilik dan semuanya harus bantu mencegah. Dua tiga pekan ini lah," paparnya.

Sementara itu, untuk hotel, penutupan sementara tidak dilakukan karena intensitas ramainya orang tidak terjadi secara bersamaan.

"Dia kan satu per satu yang datang. Saya pikir sudah mengerti menjaga kesehatan nya. Pembatasan ini diberlakukan untuk menghindari tempat berkumpul," singkatnya.

Sebelumnya, Gubri Syamsuar menetapkan status siaga darurat non-bencana alam virus corona setelah proses konsultasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Status ini berlangsung hingga 16 April nanti.

Di samping itu, Wako Pekanbaru Dr H Firdaus ST sejak Ahad (15/3) lalu mengeluarkan delapan poin imbauan bagi warga Kota Pekanbaru. Pada poin keenam, kepada masyarakat  diimbau hindari berada di tempat-tempat keramaian yang bersentuhan dengan orang lain.

Pihak Bioskop Belum Terima Surat Resmi
Sementara itu, pihak pengelola bioskop mengaku sudah mendengar kabar penutupan ini. Namun mereka belum menerima surat resmi dari pemerintah.

Seperti disampaikan Cinema Manager CGV Transmart Pekanbaru Victor Simbolon. Ia menuturkan, kabar yang beredar tidak menyebutkan waktu spesifik penutupan bioskop.

"Sudah dengar kabar, tapi bekum ada surat resmi. Mungkin ada, tapi bisa jadi belum datang. Jadi belum ada aturannya. Kalimatnya kemarin tidak ada menyebutkan hari dan mulai kapan. Nggak spesifik," jelasnya, Kamis (19/3).

Menurut Victor, jika ada surat resmi yang datang nanti, biasanya CGV akan dengan cepat merespon dan mengambil tindakan selanjutnya.  Untuk saat ini, CGV meningkatkan pemahaman kewaspadaan para pengunjung, staf, dan pihak yang bekerja sama dengan CGV.

"Kami memastikan keamanan, kesehatan, dan kenyamanan mereka. Itu prioritas kami," ujar Victor.

Ia mengungkapkan langkah-langkah yang telah diambil CGV untuk mencegah penyebaran Covid-19 telah disiapkan. Sesuai instruksi dan imbauan dari Kementerian Kesehatan RI dan dinas kesehatan setempat, serta berkordinasi dengan pihak pusat perbelanjaan di mana CGV berada.

Pencegahan tersebut, seperti mewajibkan staf untuk rutin mencuci tangan, memulangkan staf yang kurang sehat atau ada gejala-gejala flu. Pengadaan thermal dan fogging anti-virus di setiap lokasi CGV. Menggunakan hand sanitizer bahkan disarankan memiliki sendiri agar bisa dibawa kemanapun. Meningkatkan kebersihan di lingkungan sekitar. Meningkatkan prosedur keamanan dalam penyajian makanan dan minuman termasuk mengingatkan staf untuk rutin mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer. Selain itu, menjalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup.

"Kami juga memberikan jarak di kursi penonton. Penonton juga tidak bisa lagi memesan secara online tiket bioskop CGV," pungkasnya.(ali/a/yls)

Laporan: TIM RIAU POS

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

20 jam ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

21 jam ago

Baznas Riau Catat Zakat ASN Pemprov Riau Tembus Rp52 Miliar

Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…

21 jam ago

Penolakan Relokasi Menguat, Masyarakat Cerenti Tanda Tangani Petisi

Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…

21 jam ago

Kantin SDN 169 Pekanbaru Terbakar Dini Hari, Damkar Kerahkan 5 Unit

Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…

22 jam ago

Dermaga Peranggas Meranti Kian Memprihatinkan, DPRD Minta Perhatian Pemerintah

Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…

22 jam ago