sarjana-kesmas-sangat-diperlukan-di-berbagai-lini
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul Jakarta Dr CSP Wekadigunawan MPH PhD mengatakan, sarjana kesehatan masyarakat (SKM) adalah profesi yang sangat diperlukan di berbagai lini kehidupan masyarakat.
Itu dikatakannya di hadapan 250 peserta seminar kesehatan yang bertemakan "Strategi Tenaga Kesehatan Masyarakat dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0" di Aula STIKes Hang Tuah Pekanbaru, Sabtu (18/1). Seminar dibuka oleh Ketua STIKes Hang Tuah Pekanbaru H Ahmad Hanafi SKM MKes.
Selain Wekadigunawan, seminar juga diisi oleh Ignatius Trismon SKM MKL dari Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau tentang "Isu Permasalahan Kesmas di Provinsi Riau dan Manajemennya". Seminar ditaja oleh Prodi S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) STIKes Hang Tuah Pekanbaru. Hadir, Wakil Ketua (WK) 1 Yuyun Priwahyuni SKM MKes, WK II Ns Abdurahman SKep MKep, Ketua Prodi S1 Kesmas STIKes Hang Tuah Ahmad Satria Efendi SKM MKes, Ketua Pelaksana Seminar Kesehatan yang juga Sekretaris Prodi Kesmas STIKes Hang Tuah Pekanbaru dr Aldiga Rienarti Abidin MKM.
Ia menyebutkan, sarjana kesmas dituntut bertanggung jawab menjadikan masyarakat produktif. Begitu besarnya peran sarjana Kesmas, maka sarjana kesehatan masyarakat sangat diperlukan keberadaannya. Sementara itu, Ketua STIKes Hang Tuah Pekanbaru H Ahmad Hanafi SKM MKes mengatakan, mahasiswa harus banyak mengikuti seminar, dengan demikian banyak masalah yang akan diketahui. "Mahasiswa diwajibkan ikut seminar sebelum menulis dan meneliti," paparnya.
Senada dengan itu, Ketua Prodi S1 Kesmas STIKes Hang Tuah Ahmad Satria Efendi SKM MKes sangat mengapresiasi kegiatan seminar. "Di tengah perkembangan era revolusi industri 4.0, kita sebagai tenaga kesmas harus tahu dan mengikuti perkembangan tersebut agar dapat memberikan kontribusi yang lebih baik lagi dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat," terangnya.
Ketua Pelaksana Seminar Kesehatan yang juga Sekretaris Prodi Kesmas STIKes Hang Tuah Pekanbaru dr Aldiga Rienarti Abidin MKM menyebutkan, tujuan seminar yakni menyediakan suatu forum diskusi kepada peserta seminar yaitu mahasiswa kesehatan masyarakat dan tenaga kesehatan masyarakat mengenai tantangan tenaga kesehatan masyarakat menghadapi revolusi industry 4.0.(nto/c)
Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.
Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…
Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…
PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…
sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…