Categories: Pekanbaru

Jalan Rusak Akibat Alat Berat Proyek IPAL

TENAYAN RAYA (RIAUPOS.CO) – Satu unit alat berat terperosok di Jalan Payung Sekaki, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya. Diketahui, alat berat ini akan menuju lokasi proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sedang dikerjakan.

Pantauan Riau Pos, Selasa (19/10) di Jalan Payung Sekaki, Kecamatan Tenayan Raya, tampak alat berat terperosok ke dalam tanah gambut yang masih berupa jalan setapak. Beberapa warga berusaha melewati jalan tersebut. Namun jalan tidak bisa dilintasi baik oleh kendaraan roda dua ataupun empat.

"Sudah dua hari alat berat itu terperosok di sana. Kalau kami tahu dari awal alat berat itu mau melintasi jalan kami, sudah kami larang karena jalan kami malah jadi rusak parah," kata Mirna, warga sekitar kepada Riau Pos, kemarin.

Tak hanya mengeluhkan kondisi jalan yang rusak akibat dilewati alat-alat berat, Mirna juga mengaku rumah warga retak-retak sejak alat-alat berat melintas ke lokasi proyek.

Lanjut Mirna, belum lama ini juga alat berat proyek IPAL juga mengalami insiden di Jalan Karya Bersama. Di mana alat berat telah menimpa pagar rumah warga dan teras warga. Beruntung tidak ada korban jiwa.

"Sejak alat berat melewati Jalan Payung Sekaki, berdampak. Rumah warga menjadi retak-retak dan belum ada pihak terkait melakukan pengecekan. Kami sangat takut rumah kami roboh," kata Marni lagi.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya Widde Munadir Rosa merasa sangat prihatin melihat proses masuknya alat berat untuk proyek IPAL tersebut, karena  tidak memenuhi standard operating procedure (SOP) atau prosedur operasi standar dan terkesan ceroboh tidak sesuai Kepmenhub 69/1993 pada pasal 32, yaitu untuk menaikkan atau menurunkan alat berat harus memenuhi beberapa ketentuan.

"Alat berat seharusnya diturunkan di lokasi tujuan, namun sangat disayangkan alat berat yang datang hari Ahad kemarin diturunkan di tengah Jalan Karya Bakti dan dijalankan manual melewati Jalan Payung Sekaki," katanya.

Belum lagi, kondisi cuaca yang memasuki musim hujan dan struktur tanah jalan yang labil menyebabkan alat berat terperosok dan menutupi Jalan Payung Sekaki, sehingga kendaraan baik roda dua dan roda empat tidak bisa melewati akses jalan ini menuju rusunawa. "Beruntung alat berat ini tidak terperosok di perlintasan pipa gas, karena jaraknya sangat dekat dari lokas, kurang lebih 300 meter," tuturnya.

Widde juga berharap kepada pihak terkait terutama KemenPUPR segera melakukan evaluasi terhadap kinerja para pemenang proyek IPAL jangan sampai proyek yang tujuan mulia untuk Pekanbaru sehat menjadikan petaka bagi masyarakat  sekitar.(ayi)

 

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Mitsubishi New Pajero Sport, SUV Tangguh dengan Teknologi Keselamatan Lengkap

Mitsubishi New Pajero Sport hadir dengan sasis ladder frame, mesin diesel bertenaga, dan teknologi keselamatan…

6 jam ago

Penerbangan Langsung Pekanbaru–Sibolga Resmi Beroperasi

Rute penerbangan Pekanbaru–Sibolga resmi dibuka oleh Wings Air, memperkuat konektivitas Riau–Sumut dan mendukung mobilitas serta…

7 jam ago

Empat Trayek Bus DAMRI Buka Akses 12 Kecamatan di Siak

Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…

8 jam ago

Polisi Ungkap Pencurian Switchboard PHR, Kerugian Capai Rp619 Juta

Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…

9 jam ago

700,5 Hektare Sawit Tua Diremajakan, 336 Petani Kuansing Terima Program PSR

Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…

9 jam ago

Pangdam Tuanku Tambusai Apresiasi Unilak Gelar Kompetisi Pelajar Terbesar di Riau

Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…

10 jam ago