Categories: Pekanbaru

Masih Banyak yang Membandel, Ditindak Tegas

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Tiga hari sudah pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) berlangsung di Kecamatan Tampan. Sebelum melakukan penindakan, tim gabungan melakukan apel di Kantor Lurah Simpang Baru, Jalan HR Soebrantas, Tampan, Sabtu (19/9).

Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan, para pelanggar ditindak sesuai perwako. "Tetap tegas dan humanis. Namun tidak bertele-tele," ungkapnya.

Usai apel, tim pun kemudian bergerak menyisir lokasi dengan mobil patroli. Pantauan Riau Pos di lapangan tepatnya di warung sup kaki kambing terlihat penjual tidak memakai masker. Petugas pun mengarahkan untuk menutup tempat usahanya.

"Masak kan berdua. Pokoknya pakai maskernya. Sudah berbuih mulut kami. Tutup, tutup," tegas penyidik dari Satpol PP yang turut didampingi tim gabungan TNI, Polri, Dishub, dan BPBD.

Masih di Jalan HR Subrantas bergeser sedikit, ke toko boneka grosir dan eceran, tim gabungan pun menindaknya. Ini karena tempat usaha tersebut melebihi jam pelayanan. Di mana pukul 21.00 WIB harus tutup, namun hingga pukul 21.50 WIB masih buka. Petugas pun mengarahkan untuk menjalani sanksi sosial dikarenakan enggan membayar sanksi denda. Para karyawan pun menyapu sekitar tempat usaha.

"Masih banyak warga Tampan yabg tidak peduli terhadap protokol kesehatan. Jika ada warga yang membandel agar tindak tegas. Mohon diangkut ke Polresta pak polisi," tegas Kasatpol PP Burhan Gurding saat membuka apel, kemarin.

Menurutnya, Tampan paling banyak kasus Covid-19. Untuk itu, sebisa mungkin agar tidak zona hitam. "Riau masuk urutan ke empat kasus tertinggi di Riau. Untuk itu dengan adanya PSBM diharap bisa meminimalisir penyebaran Covid-19," katanya.

Sebagai informasi, untuk jalur yang disekat adalah dari Pasar Pagi Arengka-Jalan Garuda Sakti-Soebrantas-SM Amin-Tabek Gadang. Sementara untuk posko penyekatan lokasinya di Persimpangan Flyover Pasar Pagi Arengka, Persimpangan Garuda Sakti, Persimpangan Garuda Sakti Air Hitam, dan Persimpangan SM Amin Tambusai.(sof/bay)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

883 Jemaah Haji Riau Tiba di Madinah, Tujuh Orang Tunda Berangkat

Sebanyak 883 jemaah haji Riau tiba di Madinah. Tujuh jemaah tertunda berangkat karena kondisi kesehatan…

5 jam ago

PLN Perkuat Transparansi, Konsultasi Publik Digelar di Tanjung Medan

PLN UIP Sumbagteng gelar konsultasi publik di Rohil. Warga dilibatkan untuk memastikan proyek listrik berjalan…

7 jam ago

Polisi Bongkar Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kuansing, Satu Pelaku Ditangkap

Polres Kuansing ungkap penyalahgunaan solar subsidi di SPBU. Satu pelaku diamankan, satu DPO kabur, BBM…

7 jam ago

Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Naik: Ini Penjelasannya

Harga minyak goreng naik akibat lonjakan harga energi dan plastik. Sementara itu, Minyakita justru turun…

7 jam ago

Petinju Kuansing Bersinar di Danlanud Cup, Raih Emas dan Perak

Dua petinju Kuansing raih emas dan perak di Danlanud Cup Bangka Belitung. Prestasi ini jadi…

8 jam ago

Semarak Hardiknas di Rohul, Dari FTBI hingga Drumband Ramaikan Kegiatan

Hardiknas di Rohul diramaikan berbagai lomba edukatif. Kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas dan memperkuat karakter…

10 jam ago