Categories: Pekanbaru

Tingkatkan Tracking di Lingkungan Rawan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dua dari 724 Rukun Warga (RW) di Kota Pekanbaru sudah diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Di dua RW ini, tracking harus lebih ditingkatkan dengan melacak hingga pada 15 orang di lingkungan pasien positif Covid-19.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar rapat evaluasi terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro bersama Gubernur Riau, Senin (19/4).

Wakil Wali Kota Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi usai memimpin rapat mengatakan, PPKM mikro telah diterapkan di Pekanbaru sejak 17 April kemarin. Pembatasan kegiatan masyarakat ini di lingkungan Rukun Warga (RW). "Dari 724 RW yang ada di Pekanbaru, dua di antaranya yang menerapkan PPKM karena zona merah," kata Ayat.

Dua RW ini yaitu RW 06 Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai dan RW 04 Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya.

Karena dua RW ini yang memenuhi indikator untuk melaksanakan PPKM. Lingkungan RW yang masuk zona merah indikatornya ada lebih dari lima rumah yang terdapat kasus Covid-19 di wilayah itu.

RW yang masuk zona oranye ketika terdapat tiga hingga lima rumah yang memiliki kasus Covid-19. Kemudian zona kuning sebanyak satu hingga dua rumah. Sedangkan zona hijau tidak ada kasus di RW.

"Ada sejumlah arahan yang disampaikan langsung oleh Pak Gubernur terkait penanganan Covid-19, khususnya di wilayah rawan," terangnya.

Salah satunya dalam melakukan tracking atau pelacakan kontak pasien positif. Tracking harus dilakukan minimal 15 orang di lingkungan pasien positif. 

"Pak Gubernur juga meminta agar memastikan ketersediaan ruang ICU di rumah sakit. Serta harus ada rapid antigen di seluruh puskesmas," paparnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah kota akan kembali mendisiplinkan warga dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Apalagi saat ini, warga mulai lengah dalam upaya pencegahan penyebaran Ccovid-19," singkatnya.(ali)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

4 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

4 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

4 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

5 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

5 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

16 jam ago