Categories: Pekanbaru

Bantuan Tunai Rp300 Ribu per Bulan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejak beberapa hari terakhir, pihak RT/RW di Kota Pekanbaru mulai disibukkan mendata warga mereka yang akan menerima dana bantuan langsung tunai dampak virus corona atau Covid-19. Hari ini, Senin (20/4), data warga tersebut sudah harus diserahkan ke kecamatan untuk ditindaklanjuti.

Pemberian bantuan langsung tunai ini dilakukan karena Kota Pekanbaru sudah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak Jumat (17/4) lalu. Dan untuk mengantisipasi kesulitan ekonomi masyarakat tersebut, Pemkota Pekanbaru bersama Pemerintah Provinsi Riau telah sepakat untuk memberikan bantuan berupa bantuan tunai senilai Rp300.000 per kepala keluarga (KK) per bulan.

Camat Payung Sekaki Fauzan menjelaskan, ada 13 kriteria masyarakat penerima dana bantuan langsung tunai dampak virus corona atau Covid-19 sejak diberlakukannya PSBB di Pekanbaru.

"Penerima bantuan sosial dampak Covid-19 tidak dibatasi per KK. Selagi memenuhi di dalam 13 kriteria yang disebutkan dalam formulir penerima bantuan sosial itu maka akan tetap didata.  Yang didata itu adalah yang memenuhi kriteria yang telah disebutkan. Kecuali pegawai negri sipil (PNS) itu tidak mendapatkan bantuan," ujarnya kepada Riau Pos, Ahad (19/4).

Selanjutnya, dalam melakukan pendataan penerima bantuan sosial tersebut, Fauzan mengimbau kepada petugas di lapangan agar jangan sampai yang berhak menerima bantuan terabaikan. "Usahakan dalam lakukan pendataan semaksimal mungkin. Tidak ada  pembatasan bagi penerima bantuan. Berapapun jumlah warga, tetap akan kami data jika memenuhi kriteria penerimanya," sebut Fauzan.

Lanjutnya, setelah dilakukan pendataan oleh pihak RT/RW setempat, lalu diserahkan ke pihak kelurahan dan kecamatan. Dari pihak Kecamatan nanti akan kami serahkan  ke Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Sosial.

"Kami minta data diserahkan paling lambat ke pihak kecamatan atau kelurahan itu sebelum tanggal 21 April atau paling lambat tanggal 20 April. Kapan bantuan didapatkan oleh warga, pada prinsipnya kami di kecamatan hanya menyodorkan data saja. Kalau teknis penyerahan bantuan sembako atau uang tunai itu tergantung dari dinas terkait. Dalam hal ini Dinas Sosial Kota Pekanbaru," terangnya.

Sementara itu, Ketua RW 04, Kelurahan Harjosari,  Kecamatan Sukajadi M Nur Zen mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan warga penerima dana bantuan langsung tunai dampak virus corona. Pendataan sudah berlangsung sejak, Senin (13/4) lalu. "Setelah dilakukan pendataan, selanjutnya akan kami serahkan kepada pihak kelurahan dan kecamatan setempat paling lambat, Senin (hari ini, red)," ujarnya, Ahad (19/4).

Dijelaskannya, di dalam formulir penerima dana bantuan langsung tunai dampak virus bagi warga penerima ada beberapa kriteria penerima bantuan.  

"Sejauh ini sudah ada sekitar ratusan orang yang sudah kami data di wilayah RW 04, Kelurahan Harjosari. Di dalam formulir penerima bantuan itu di tandatangani langsung oleh ketua RT setempat dan kepala keluarga," terangnya.

Sedangkan Ketua RT 02, Kelurahan Sukamaju, Prima menyebutkan, dalam melakukan pendataan, ASN ataupun pensiunan ASN tidak dapat bantuan. Karena yang mendapatkan bantuan tunai itu warga ekonomi menengah ke bawah. Dan sesuai dengan kriteria dan poin-poin yang dijelaskan didalam formulir penerima dana tersebut.

"Bahkan, ada beberapa warga yang saya datangi pada saat mendata penerima bantuan, ia menolak dengan alasan, ada warga yang lebih memerlukan dari pada dirinya. Setelah dilakukan pendataan, selanjutnya berkas akan diserahkan ke pihak kelurahan. Nanti pihak kelurahan dan kecamatan yang akan menyerahkan ke dinas terkait," ujarnya.

Dalam pada itu, Nurleli, seorang pedagang kaki lima (PKL) di depan Sukaramai Trade Center (STC) menjelaskan bahwa belum ada pihak RT maupun RW yang mendata keluarganya. "Belum ada RT dan RW yang melakukan pendataan untuk mendapatkan bantuan sosial dampak virus corona," ujarnya.(yls)

Laporan: DOFI ISKANDAR (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Siap Rebut Trofi Kemenangan, SMA Kalam Kudus Pekanbaru Sambut Roadshow Honda DBL 2026

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…

3 jam ago

Jembatan Sarang Elang Kecil di Batang Peranap Roboh, Dinas PUPRPKP Inhu Cari Solusi Penanganan

Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…

4 jam ago

Pameran Budaya Internasional 2026 UIN Suska Riau Suguhkan Roti Canai Hingga Teh Tarik Khas Malaysia

Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…

4 jam ago

Pelebaran Jalan HR Soebrantas Ditargetkan Selesai Desember 2026, Sisi Depan Unri Jadi 16 Meter

Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mulai melebarkan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru…

4 jam ago

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

1 hari ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

1 hari ago