minta-pertamina-beri-harga-bbm-khusus
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium masih menjadi polemik di tengah masyarakat. Sebab, tidak sedikit masyarakat yang rela mengantre berjam-jam demi mendapat BBM bersubsidi itu.
Pihak Pertamina menyebut bahwa memang akan ada pengurangan kuota premium, dan akan menghadirkan Pertalite dengan harga BBM jenis premium dalam program langit biru yang akan dihadirkan Pertamina dalam waktu dekat.
Hal itu disampaikan Area Manager Pertamina Retail Riau Wira Pratama dalam Riau Forum yang tayang di Riau Televisi, Kamis (18/3) malam. Dikatakannya, untuk menjawab keresahan masyarakat nantinya Kota Pekanbaru akan menjadi pilot project pelaksanaan program langit biru. Dimana program tersebut selain untuk membiasakan masyarakat mengonsumsi Pertalite, juga bertujuan untuk lebih menjaga lingkungan.
"Nantinya akan dijalankan selama 6 bulan. Pekanbaru dalam waktu dekat akan menjadi pilot project program ini," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho yang juga hadir sebagai nara sumber mengatakan, bahwa pihaknya sangat mendukung program yang digulirkan Pertamina. Termasuk juga untuk alasan penjagaan lingkungan. Namun begitu, ia meminta agar Pertamina bisa lebih mengetatkan lagi pengawasan. Mulai dari tingkat terminal hingga SPBU.
"Jangan sampai Pertalite harga murah, tapi selalu kosong. Ini sama juga bohong. Saya minta Pertamina perketat pengawasannya," ujar Agung.(ade)
Laporan: AFIAT ANANDA (Pekanbaru)
DPRD Pekanbaru mendorong Pemko menggratiskan parkir rumah sakit. Parkir dinilai memberatkan keluarga pasien dan perlu…
Revitalisasi Rumah Singgah Tuan Kadi terus berjalan tanpa mengubah struktur bangunan. Koleksi vintage ditambah untuk…
Video diduga pesta waria di THM Pekanbaru viral. Komisi I DPRD mendesak Pemko dan polisi…
Sejumlah jalan poros di Pulau Bengkalis rusak parah dan berlubang dalam. Warga mendesak Pemkab Bengkalis…
Di tengah tingginya angka kemiskinan, 280 keluarga di Kepulauan Meranti memilih mundur dari penerima bansos…
Seorang pekerja marka jalan tewas ditabrak minibus di Pekanbaru. Pengemudi yang lalai dan sempat kabur…