terowongan-flyover-tanpa-pembatas
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — KONDISI terowongan di bawah flyover Jalan Soekarno-Hatta (depan Transmart) masih menjadi u-turn kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Apalagi di u-turn itu, tanpa dipasang pembatas jalan, sehingga membuat rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.
Sementara, terowongan di bawah flyover depan Mal SKA menjadi penyeberangan pejalan kaki. Namun saat ini masih banyak kendaraan roda dua yang parkir di terowongan tersebut.
Pengamat Perkotaan, Mardianto kepada Riau Pos mengatakan, u-turn flyover simpang Mal SKA memang sejak awal gagal perencaan. Karena sejak awal pembangunan flyover depan Mal SKA mengapa harus ada u-turn atau tempat kendaraan berputar arah. Kalau pada akhirnya dialihfungsikan menjadi tempat penyeberangan para pejalan kaki.
"Posisi kedua u-turn terlalu dekat dengan traffic light. Tetapi kalau untuk penyeberangan para pejalan kaki itu memang tepat. Di sini seharusnya yang bertanggung jawab adalah konsultan perencanaan dan konsultan pengawas," ujarnya.
Menurut Mardianto, tidak semata-mata hanya menyalahkan konsultan perencanaan dan konsultan pengawasnya. Dalam hal ini, Dinas PUPR juga salah, karena tidak membimbing konsultannya.
"Arahannya itu kan dari dinas terkait. Sebagai contoh awal pembangunan sudah jelas letak u-turn-nya salah dan seharusnya dinas PUPR bisa mengingatkan konsultannya. Tetapi tetap saja yang salah adalah konsultan perencanaannya. Karena membolehkan atau tidaknya tetap pada konsultan perencanaannya," terangnya.
Menanggapi itu, Kepala Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Edi Sofyan, Rabu (19/2) mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak PUPR Provinsi Riau untuk penganggaran untuk membangun pagar pengaman dan lain sebagainya.
"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak PUPR Provinsi Riau," kata dia.
Menurutnya, terowongan tersebut akan didesain sebaik mungkin untuk pejalan kaki yang ingin menyeberang dari Mal Living World menuju Mal SKA atau sebaliknya. Untuk itu Dishub Kota akan membangun pagar pengaman agar kendaraan tidak bisa melintas.
"Di sana akan dibangun pagar pengaman kemudian akan dibuat zebra cross, seperti aturan lalu lintas semestinya," imbuhnya.(ksm)
Laporan: DOFI ISKANDAR
Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…
PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…
Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…
Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…
Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…
Plt Bupati Kuansing Muklisin mengeluarkan enam poin imbauan kepada OPD, meminta ASN tetap bekerja profesional…