Ilustrasi nikah massal (dok jawapos.com)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pendaftaran nikah massal gratis yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera memasuki hari-hari terakhir. Menjelang penutupan pada 25 November 2025, sejumlah kantor kecamatan terlihat lebih ramai dari biasanya oleh calon pasangan yang datang untuk menyerahkan berkas maupun mengecek kelengkapan syarat.
Calon pengantin datang silih berganti—ada yang membawa dokumen lengkap, ada pula yang baru memastikan persyaratan terakhir sebelum resmi mendaftar. Kabag Kesra Setdako Pekanbaru, Tri Sepna Saputra, mengimbau masyarakat yang berminat agar tidak menunda waktu. “Kami mengajak pasangan yang ingin ikut untuk segera mendaftar. Hingga hari ini sudah ada 74 pasangan yang masuk,” ujarnya, Rabu (19/11). Pemko menargetkan 100 pasangan mengikuti program ini.
Program nikah massal gratis ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Bagi banyak pasangan, acara tersebut menjadi solusi atas kendala biaya maupun administrasi yang selama ini menghambat pernikahan mereka. Peserta yang mendaftar pun datang dari berbagai wilayah, mulai dari kecamatan pinggiran hingga pasangan usia matang yang baru mendapat kesempatan meresmikan hubungan.
Rencananya, pelaksanaan nikah massal akan digelar pada 7 Desember 2025. Pemko Pekanbaru juga menghadirkan Ustadz Das’ad Latif sebagai penasihat perkawinan, menjadikan acara tahunan ini semakin spesial bagi para peserta.
Dengan kuota yang semakin terbatas, banyak calon pasangan berharap nama mereka dapat menjadi bagian dari momen sakral yang disaksikan ribuan mata tersebut.(ilp)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.