Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan penertiban Kabel Fiber Optik yang semraut dan melintang di Jalan Inpres di depan Jalan Kulim, di lokasi ini yang telah memakan korban pada warga, dan juga dilakukan penertiban di sejumlah lokasi kota Pekanbaru, Selasa (18/11) ft: MHD AKHWAN/RIAUPOS (MHD AKHWAN)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) mulai menata ulang kabel-kabel fiber optik (FO) yang semrawut di berbagai ruas jalan. Penataan dilakukan Selasa (8/11) di beberapa titik yang dinilai paling krodit.
Pelaksana Harian Sekretaris Kota (Plh Sekko) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia berjalan kaki menyusuri titik-titik yang dipenuhi kabel menggantung untuk memastikan proses perapian berjalan sesuai rencana.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus penataan meliputi Jalan Rambutan, Jalan Inpres, Jalan Pahlawan Kerja, dan Jalan Flora di Sukajadi.
“Ini memang kewajiban kita. Menata infrastruktur kota harus mengutamakan kemanfaatan, estetika, kenyamanan, dan terutama keselamatan masyarakat,” ujar Ingot.
Sebelumnya, penataan kabel ini didorong oleh sejumlah insiden yang dialami warga, seperti tersangkut kabel saat melintas maupun terganggu saat berkendara. Masalah tersebut membuat Pemko Pekanbaru mengumpulkan Apjatel dan OPD terkait untuk mencarikan solusi bersama.
“Setelah berdiskusi, kita sepakat memulai perapiannya hari ini,” jelas Ingot.(ilo)
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…