Categories: Pekanbaru

Stok Premium Langka

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Pekanbaru kehabisan stok BBM jenis premium. Jika pun ada, terjadi antrean kendaraan cukup panjang.

Di SPBU Jalan Jenderal Sudirman dekat Kantor DPRD Provinsi Riau, Rabu (18/11), antrean kendaraan tidak terlihat di jalur pengisian premium. Sementara untuk BBM jenis lainnya seperti Pertalite dan Pertamax tersedia.

Beberapa pengendara yang hendak mengisi BBM jenis premium memilih putar haluan. "Premiumnya habis," ungkap Yono dijumpai Riau Pos di lokasi.

Menurutnya, akhir-akhir ini premium memang mulai sulit dicari. Jikapun tersedia, akan ada antrean panjang.

Yono berharap, pemerintah menjamin ketersediaan premium di tengah kondisi ekonomi yang melemah sejak pandemi Covid-19. "Harapannya, ya stabil lah, jangan sampai langka," katanya.

Di lokasi lain, SPBU Jalan Kaharuddin Nasution juga terlihat sepi. Beberapa pengendara sepeda motor juga terlihat putar haluan karena premium  kosong. 

Sementara, pedagang eceran BBM di sekitar Jalan Kaharuddin Nasution masih menyediakan BBM jenis premium. Para pedagang ecer ini rata-rata menjual premium seharga Rp10 ribu per liter.

Di SPBU Jalan Thamrin, antrean panjang terlihat di jalur pengisian premium. Tak hanya sepeda motor, mobil pun ikut antre membeli premium.

Seorang pembeli premium, Nindayana mengaku, dirinya tak masalah mengantre. "Gapapa ngantri. Gimana lagi ekonomi sedang sulit. Kalau harus ganti ke pertalite, nambah lagi uangnya," katanya.

Mahasiswa itu berharap agar ada kejelasan terkait kelangkaan premium ini.  "Semoga saja bukan karena ada yang menimbun. Mengingat ini akhir tahun," terangnya.

Temannya Clara Novita juga mengaku beberapa hari terakhir ini merasakan membeli premium harus mengantre panjang. "Semoga cepat kembali normal," harapnya.

Pertamina: Tidak Ada Pengurangan

Menanggapi kelangkaan BBM jenis premium tersebut, pihak Pertamina menampik jika melakukan pengurangan kuota untuk BBM premium.

"Tidak ada pengurangan sama sekali. Mungkin yang terjadi di lapangan karena peningkatan konsumsi masyarakat," kata Officer Communicatipn Relation Pertamina Sumbagut Haris Yanuanza, kepada Riau Pos, kemarin.

Haris juga mengatakan, dilansir dari situs resmi Pertamina bahwa kuota premium 2020 (KL) untuk Riau adalah 751.020 KL dan hingga Oktober 2020 realisasinya sudah mencapai 562.601 KL.

"Penyaluran masih lancar. Cuma memang jadi PR (pekerjaan rumah, red) kita bersama, kadang mobil mewah juga ikutan antre. Mereka yang tak seharusnya isi premium, namun isi di situ," jelas Haris.(p/sof/anf)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Jenguk Korban Dugaan Pengeroyokan, Kapolda Riau Pastikan Kasus Diusut Profesional

Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…

17 menit ago

Sidang Korupsi BPR Indra Arta Masuk Tahap Replik, Satu Terdakwa Gugur karena Meninggal Dunia

Sidang dugaan korupsi Perumda BPR Indra Arta Inhu memasuki tahap replik. Satu terdakwa meninggal dunia…

2 jam ago

Perbaikan Jalan di Dua Titik Picu Kemacetan Panjang di Jalur Riau-Sumbar dan Pekanbaru-Bangkinang

Perbaikan jalan menyebabkan kemacetan panjang di perbatasan Riau-Sumbar dan Km 35 Pekanbaru-Bangkinang. Pengendara diminta mengatur…

8 jam ago

Lima Qori dan Qoriah Kuansing Lolos Perkuat Riau di MTQ Nasional 2026

Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…

12 jam ago

Masih Ada 3.350 Kursi Kosong di SD Negeri Pekanbaru, Ini Sebaran Lengkapnya

Pemko Pekanbaru mencatat masih ada 3.350 kursi kosong di 108 SD Negeri usai pengumuman SPMB…

12 jam ago

Ribuan Warga Antusias Ikuti Fun Walk Mitsubishi Motors dan Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru

Fun Walk Mitsubishi Motors bersama Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru berlangsung meriah, menghadirkan olahraga,…

12 jam ago